Rektor UIN Dideklarasikan Jadi Pemimpin Pembelajaran Digital

Antusiasme mengikuti pelatihan ditunjukkan oleh para dosen Fakultas Ushuluddin UIN SGD./visi.news/istimewa.
Jangan Lupa Bagikan

VISI.NEWS – Era digital menjadi tantangan pendidikan tinggi. Ini sangat diperhatikan di UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Jawa Barat.

Prof. Dr. H. Mahmud, M.Si., Rektor UIN Sunan Gunung Djati Bandung menegaskan, pembelajaran daring (dalam jaringan) agar diperhatikan oleh dosen dan mahasiswa.

“Kita telah mengembangkan sistem digital untuk penguatan pembelajaran,” ujar Mahmud.

Pernyataan itu disampaikan Rektor saat memberikan sambutan pada acara Pelatihan Learning Management System (LMS) e-Knows yang diselenggarakan Fakultas Ushuluddin (FU) UIN Sunan Gunung Djati Bandung, di Lantai 4 Jalan AH. Nasution 105 Bandung, Rabu (1/7).

“Setalah mewabahnya pandemic Covid-19, kita dapat menyiapkan perangkat pembelajaran daring dalam waktu cepat. Silakan gunakan untuk pengendalian pembelajaran,” ungkap Mahmud dalam rilis yang diterima VISI.NEWS, Kamis (2/7).

Sementara itu, Dr. Wahyudin Darmalaksana, M.Ag., Dekan Fakultas Ushuluddin menambahkan, universitas terkemuka telah melampaui fase ini. Dosen dan mahasiswa dituntut melakukan literasi teknologi. Ini menjadi tantangan bersama.

Acara dipandu oleh Dr. Radea Yuli A. Hambali, Wakil Dekan Bidang Akademik Fakultas Ushuluddin. Manurut Radea, seluruh dosen terlibat di pelatihan, tetapi dibagi dua gelombang mengingat harus memperhatikan protokol Covid-19.

Antusiasme mengikuti pelatihan ditunjukkan oleh para dosen Fakultas Ushuluddin. Pelatihan gelombang I diikuti peserta aktif 35 dosen. Selebihnya, tercatat sebagai peserta pada gelombang II.

Pelatihan mendatangkan Cecep Nurul Alam, ST., MT., beserta Tim e-Knows UIN Sunan Gunung Djati Bandung. 

Pada momentum pelatihan ini civitas sepakat mendeklarasikan Prof. Dr. H. Mahmud, M.Si., Rektor UIN Sunan Gunung Djati Bandung menjadi Pemimpin Digital Pembelajaran Daring. @fen

 

Fendy Sy Citrawarga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Hésé Asup (4)

Rab Jul 1 , 2020
Jangan Lupa BagikanRekacipta Fendy Sy Citrawarga   “SUGAN téh heueuh ngalaporkeun meunang bangsat gerot sabangsa préman atawa residivis., Sarya. Ngérakeun pisan!” “Nya kagak apa-apa Kang Ajan yang namanya bangsat mah, naha hayam, naha ajag, naha bayawak, naha Kang Ajan, bawana nya ka aparat kaamanan, jangan ka jamban.” “Naon satéh Sarya […]