Remy Sylado: "Tan Deseng Seniman Multitalenta"

Editor :
Tan Deseng (kiri), Remy Sylado ( tengah), dan Boy Worang ( kanan)./visi.news/istimewa.

Silahkan bagikan

VISI.NEWS – Kepiawaian Tan Deseng dalam menggali dan mengembangkan alat musik Sunda mengundang decak kagum sekaligus apresiasi para pengamat seni musik baik dari dalam negeri sendiri maupun dunia internasional.
Dari dalam negeri, misalnya apresiasi tersebut di antaranya dari seorang sastrawan kawakan Remy Sylado.
Remy Sylado mengenal sosok Tan Deseng dari pemberitaan sebuah media massa yang mengupas tuntas tentang kepiawaian memainkan alat musik baik tradisional maupun modern.
“Waktu itu saya tidak tahu persis dengan sosok Tan Deseng dan belum pernah melihat wajah dia secara langsung. Tentu saya jadi penasaran ingin melihat langsung kehebatan dia dalam memainkan alat musik,” sebut Boy Worang yang mengutip ucapan Remy Sylado. Boy Worang merupakan teman dekat Tan Deseng dan Remy Sylado.
Remy Sylado secara jujur mengakui bahwa Tan Deseng merupakan seniman multitalenta atau serbabisa. Ia bisa memainkan pelbagai alat musik.
“Deseng bisa disebut manusia langka karena jarang seorang seniman atau pemusik yang bisa memainkan multi alat musik,” sebut Remy saat menjenguk Tan Deseng yang berbaring sakit, baru-baru ini.
Remy Sylado berpandangan, jika Deseng bermain musik rock jauh lebih dahsyat daripada musisi Yngwie Malmsteen.
Jika Yngwie memainkan gitar dengan jemari dari bawah ke atas, sedangkan Deseng bisa menirukan melodi Yngwie dengan jemari terbalik yaitu dari atas ke bawah.
Bahkan, di usia 11 tahun Deseng sudah mahir main gitar sehingga dijuluki “setan melodi.”
Tahun 1979 Deseng sempat belajar filsafat estetika dan wawasan berkesenian kepada Remy Sylado. Dan Remy juga memperdalam pelbagai instrumen musik dan memetik gitar dari Deseng.
Remy dan Deseng sudah seperti saudara hingga sekarang. Ditakdirkan pula, dua-duanya kini menderita sakit karena faktor usia.
Semoga Bang Remy Sylado dan Tan Deseng sembuh dari segala penyakitnya, dan bisa beraktivitas kembali. @akhmad zall/ wartawan senior

Fendy Sy Citrawarga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Proyek PLTSa Putri Cempo yang Tertunda Akibat Pandemi akan Dilanjutkan

Jum Nov 20 , 2020
Silahkan bagikanVISI.NEWS – Nasib proyek Pembangkit Listrik Tenaga Sampah ( PLTSa ) Putri Cempo di Kota Solo, Jawa Tengah, yang dihentikan dengan alasan pandemi Covid 19, dipastikan akan dilanjutkan kembali. Namun, untuk melanjutkan pembangunan sumber energi listrik alternatif dengan bahan baku sampah di tempat pembuangan sampah akhir (TPA) Putri Cempo […]