VISI.NEWS | KAB. BANDUNG – Wakil Ketua DPR RI Bidang Korkesra dari Fraksi PKB, Cucun Ahmad Syamsurijal, kembali melaksanakan rangkaian Reses III Tahun Sidang 2025-2026 di Gedung Putih Desa Cileunyi Kulon Kecamatan Cileunyi Kabupaten Bandung, Selasa (3/3/2026). Reses ini sebagai momentum ‘Silaturahim Ramadhan 1447 Hijriah’.
Pada pelaksanaan Reses III itu, Kang Haji Cucun, sapaan akrab Cucun Ahmad Syamsurijal menghadirkan ratusan peserta yang merupakan Koor TPS dan saksi PKB di Kecamatan Cileunyi, Cilengkrang dan Cimenyan Kabupaten Bandung.
Mereka adalah para kader PKB yang berasal dari Dapil Jawa Barat II, yang merupakan Dapil yang mengantarkan Kang Haji Cucun bisa jadi Wakil Ketua DPR RI.
Kang Haji Cucun kembali mengajak masyarakat untuk peduli, apalagi di momentum bulan suci Ramadhan 1447 ini.
“Apalagi di bulan suci Ramadhan ini, siapa tahu ada orang yang perlu dibantu, sehingga kita perlu melakukan berbagi kepada sesama. Mengingat kondisi masyarakat tidak sama,” ujarnya.
Kang Haji Cucun terus menyerukan kepedulian sosial terhadap sesama masyarakat yang membutuhkan bantuan. Selain itu, menjaga kondusivitas, stabilitas menjelang Lebaran.
“Semua fokus menyelesaikan ibadah di bulan suci Ramadhan, tidak terpengaruh isu apapun,” ungkapnya.
Kang Haji Cucun juga kembali menyerukan kepedulian sosial dan bantuan pengawasan program-program pemerintah, seperti program Makan Bergizi Gratis, Kartu Indonesia Pintar (KIP), Program Indonesia Pintar (PIP), dan program nasional lainnya.
“Saya minta pengawasan program pemerintah,” harapnya.
Kang Haji Cucun juga meminta kepada para peserta reses untuk melakukan pengawasan program dirinya. Misalnya, pengawasan program KIP, jangan sampai ada pungutan.
“Kemudian ada program BSPS (Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya), jangan sampai ada setoran-setoran atau pungutan-pungutan. Termasuk program PIP, jangan sampai ada potongan karena itu hak orang miskin,” ungkapnya.
Ia juga meminta bantuan kepada masyarakat untuk melakukan pengawasan program MBG (Makan Bergizi Gratis). Dengan harapan uang negara itu benar-benar diterima oleh masyarakat.
“MBG itu luar biasa. Karena anak bisa makan daging ayam telur, yang sebelumnya di antara anak-anak itu jarang makan daging ayam,” katanya.
Politisi PKB ini berharap kepada masyarakat untuk mendukung program prioritas nasional MBG ini.
“Pokoknya, bantuan pengawasannya. Jangan sampai negara sudah memberikan uang, tetapi di dalam program MBG itu menu makanan yang disajikan tidak sesuai dengan besaran anggaran yang sudah disiapkan pemerintah,” katanya.
Ditegaskannya, jika ada pelanggaran dalam program MBG itu, warga bisa melaporkannya kepada dirinya.
“Di mana tempatnya, sekolahnya apa, nama dapur dan yayasannya apa, laporkan kepada saya. Masyarakat jangan takut untuk melaporkan. Justru Pak Presiden ingin dibantu pengawasan oleh masyarakat. Dalam bentuk laporannya, misalnya sudah beberapa hari menu di dapur MBG ini sangat tidak manusiawi. Setiap laporan, saya jamin kerahasiaannya. Ini demi kebaikan semua,” tuturnya.
Di hadapan para peserta reses, legislator PKB ini mengatakan bahwa pihaknya akan terus berupaya untuk membawa aspirasi dari pusat ke Kabupaten Bandung. Mengingat ia sebagai warga Kabupaten Bandung.
Ia mengungkapkan PKB rumahnya rakyat, rumahnya para santri, rumahnya perjuangan. @kos