Respon Cepat Presiden Tanggapi Tuntutan Terhadap Permenaker JHT Diapresiasi Komisi IX

Editor Anggota Komisi IX DPR RI Saleh Partaonan Daulay. /visi.news/dpr.go.id
Silahkan bagikan

VISI.NEWS | JAKARTA – Anggota Komisi IX DPR RI Saleh Partaonan Daulay mengapresiasi respon cepat Presiden Joko Widodo terhadap tuntutan para buruh dan serikat pekerja terhadap Permenaker Nomor 2 Tahun 2022. Respon ini sekaligus menjawab berbagai polemik yang berkembangan belakangan ini. Diharapkan, aturan berikut yang mungkin akan dikeluarkan dapat mengakomodir suara dan kepentingan buruh dan pekerja.

“Seperti biasanya, Presiden langsung tanggap. Presiden kelihatannya tidak mau berpolemik soal JHT ini. Wajar sekali, sebab banyak pekerjaan yang harus dituntaskan di masa pandemi ini,” ujar Saleh dalam keterangan tertulis yang diperoleh Parlementaria, Selasa (22/2/2022).

Sebelumnya politisi Partai Amanat Nasional (PAN) itu mengatakan, Kementerian Ketenagakerjaan selanjutnya diharapkan dapat segera merevisi Permenaker Nomor 2 Tahun 2022 tersebut. Hal ini perlu segera dilakukan agar ada kepastian hukum dalam pengelolaan dana JHT. Selain itu, tentu untuk melaksanakan arahan presiden agar pencairan dana JHT dipermudah. “Permenaker harus segera dicabut. Kalau tidak, dia akan berlaku efektif. Ini tentu tidak sesuai dengan harapan banyak pihak,” kata Saleh.

Di lain pihak, BPJS Ketenagakerjaan diharapkan dapat menyesuaikan pelaksanaan program sesuai dengan arahan presiden tersebut. Artinya, BPJS Ketenagakerjaan sudah sepatutnya menunggu kebijakan terbaru. Tentu saja, kebijakan yang akan disesuaikan dengan arahan presiden dan aspirasi para pekerja. “BPJS jangan bergerak dulu. Masih cukup waktu untuk mengkonsolidasikan aturan dan program,” pungkas Saleh.@nia

Baca Juga :  Wisuda ke XX STT Garut Dihadiri Bupati

M Purnama Alam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Cucu Sugyati : Kab. Bandung Penyumbang Thalasemia Terbesar di Jabar, Tapi Belum Punya UTD

Sel Feb 22 , 2022
Silahkan bagikanVISI.NEWS | BANDUNG – Anggota DPRD Jawa Barat (Jabar) Cucu Sugyati menyebutkan, hingga saat ini krisis thalasemia di Kabupaten Bandung belum teratasi, padahal kabupaten ini menjadi salah satu daerah penyumbang thalasemia terbesar di Jabar. Politisi Golkar asal dapil Kabupaten Bandung ini mengatakan, wilayah penyebaran thalasemia di Kabupaten Bandung terdapat […]