Search
Close this search box.

Respons Krisis Kelaparan, Israel Izinkan Bantuan Masuk ke Tiga Wilayah Gaza

Truk-truk bantuan memasuki Gaza./visi.news/WFP.

Bagikan :

VISI.NEWS | GAZA – Israel mengumumkan jeda taktis harian di tiga wilayah Gaza guna memperlancar distribusi bantuan kemanusiaan, di tengah meningkatnya krisis kelaparan. Dalam pernyataannya, militer Israel menyebut langkah ini sebagai upaya membuka akses darat yang aman bagi konvoi bantuan dari PBB dan organisasi kemanusiaan lainnya.

Langkah ini akan berlaku setiap hari dari pukul 10.00 pagi hingga 20.00 malam, mencakup wilayah Al-Mawasi, Deir el-Balah, dan Kota Gaza, tempat yang saat ini tidak menjadi fokus operasi militer.

Selain membuka jalur darat, Israel juga mulai mengirimkan bantuan makanan lewat udara. Meski begitu, banyak pihak menilai langkah ini belum cukup. Bushra Khalidi, pejabat kebijakan regional dari Oxfam, menyambut baik keputusan tersebut namun memperingatkan bahwa tindakan sementara tak akan menyelesaikan krisis kemanusiaan di Gaza.

“Kelaparan tidak akan teratasi hanya dengan beberapa truk atau bantuan udara. Yang dibutuhkan adalah respons kemanusiaan yang nyata: gencatan senjata, akses penuh, semua penyeberangan dibuka, dan aliran bantuan yang stabil dan berskala besar ke Gaza,” kata Khalidi kepada AFP.

Di lapangan, penderitaan warga Gaza masih sangat terasa. Suad Ishtaywi, ibu berusia 30 tahun dari Kota Gaza, berharap bantuan bisa segera mencapai tenda pengungsian keluarganya. Ia hanya menginginkan roti untuk anak-anaknya.

“Harapan hidup saya adalah makan sepotong roti dan dapat menyediakan roti untuk anak-anak saya,” ujarnya.

Warga lain, Mohammed al-Daduh, menyatakan bahwa kelaparan terus menghantui mereka setiap hari, sementara bantuan yang dijanjikan masih belum pasti bisa masuk.

Sementara itu, truk bantuan dari Mesir sudah mulai menyeberang melalui perbatasan Rafah. Namun, warga masih khawatir apakah Israel benar-benar akan mengizinkan semua bantuan masuk dan tersebar dengan lancar. @ffr

Baca Juga :  Program MBG di Sukabumi Jangkau 923 Ribu Penerima Manfaat, dari Balita hingga Santri

 

Baca Berita Menarik Lainnya :