Reynaldi : Mungkin Penceramah Yang Mengharamkan Wayang Karena Ketidaktahuan Riwayat Kebudayaan Jawa

Editor Anggota DPRD Jawa Barat, Reynaldy Putra Andita Budi Raemi./visi.news/eko aripyanto.
Silahkan bagikan

VISINEWS | BANDUNG – Baru-baru ini, beredar vidio viral terkait isi ceramah yang disampaikan oleh Penceramah Khalid Basalamah yang menyebut wayang haram dalam ajaran islam, mejadi sorotan diberbagai kalangan.

Anggota DPRD Jawa Barat (Jabar), Reynaldi turut menyoroti apa yang ditegaskan oleh penceramah tersebut, menurutnya apa yang dinyatakan itu dianggap sebagai ketidak tahuan terkait riwayat kebudayaan Jawa.

“Sepertinya kurang membaca riwayat syiar Islam para wali, khususnya Wali Songo di tanah Jawa, pada saat itu Wali Songo menyebarkan Islam dengab lembut dan menghargai eksistensi kebudayaan Jawa,” katanya.

Sebelum Islam masuk, lanjut Reynaldi, masyarakat Pulau Jawa memiliki kebudayaan tinggi dan banyak karya agung mulai Candi Borobudur dan Prambanan yang merupakan simbol kerukunan Hindu dan Budha.

“Kita mengenal banyak maha karya susastra, seperti Negarakertagama, Pararaton, Sutasoma, Arjunawiwaha, dan lain lain adalah wujud Jawa pra Islam sudah matang sebagai entitas kebudayaan,” ujarnya.

Reynaldi mengungkapkan, saat Islam masuk ke Nusantara, khususnya Jawa pada abad 11 Masehi, nilai dan sistem perdagangan, politik, kasusastraan, dan lain-lain di Jawa tidak diabaikan, Kerajaan Demak merupakan kerajaan Islam pertama di Jawa dan para wali menempatkan kebudayaan Jawa di tempat yang tinggi.

“Para wali tidak dengan mudah melarang petik laut, sedekah bumi, hingga berbagai kesenian seperti wayang,
bahkan Sunan Kalijogo menggunakan wayang kulit untuk mengenalkan Islam kepada masyarakat di Tuban dan sekitarnya,” ungkapnya.

Jika wayang pra Islam tidak mengenai eksistensi Sang Hyang Tunggal, Sunan Kalijogo mengenalkan eksisten Sang Hyang Tunggal dalam kisah pewayangan, Islam menjadi mudah dipahami, tanpa harus mengganggu eksistensi liyan.

“Oleh karena itu, saya berharap para pendakwah lebih bijak untuk memahami Islam, sehingga tidak terjadi mis presepsi yang kemudian bisa menimbulkan kegaduhan,” pungkasnya. @eko.

Baca Juga :  Update Corona 8 Agustus: 123.503 Positif, 79.306 Sembuh

M Purnama Alam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

DPN PKP Tegaskan Tidak Akan Melindungi Ketua PKP Bitung Jika Terbukti Bersalah

Sen Feb 14 , 2022
Silahkan bagikanVISI.NEWS | JAKARTA – Dewan Pimpinan Nasional Partai Keadilan dan Persatuan (DPN PKP) menegaskan tidak tahu menahu apalagi memberi perlindungan terhadap Ketua Dewan Pimpinan Kota (DPK) PKP Bitung Nabsar Badoa yang saat ini diduga melakukan penyalahgunaan bantuan cold storage (gudang pendingin) dari Kementerian Perindustrian untuk nelayan pada tahun 2005. […]