Search
Close this search box.

Rina Saadah Minta Menteri KKP Maksimalkan Potensi Kelautan untuk Pariwisata

Anggota Komisi IV DPR RI, Rina Saadah./visi.news/ist.

Bagikan :

VISI.NEWS | JAKARTA – Indonesia mempunyai potensi kelautan yang sangat besar dan melimpah. Berkenaan dengan itu, pemerintah dalam hal ini Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) diminta untuk memaksimalkan potensi kelautan sebagai destinasi pariwisata.

Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi PKB Rina Sa’adah mendukung penuh kepada KKP untuk tetap optimis dan istiqomah dalam melaksanakan program-program ekonomi biru yang merupakan ikon kinerja pemerintah dan Menteri KKP.

“Mesikipun dalam kondisi anggaran yang ketat akibat efisiensi,” ujarnya dalam keterangan resminya, Sabtu (1/3/2025).

Legislator Dapil Jawa Barat X ini juga menyinggung target penerimaan negara bukan pajak (PNBP) yang ditetapkan KKP. Pasalnya, pada 2024 lalu, KKP berhasil mendapatkan PNBP sebesar Rp 2,4 triliun.

“Jika dalam 2024 KKP berhasil mendapatkan PNBP sebesar Rp 2,4 triliun, nah pada 2025 dalam sektor kelautan dan perikanan kira-kira sudah ada target berapa?” ucap Rina.

Politikus Muda PKB ini juga meminta agar Menteri KKP menjelaskan target investasi dalam sektor kelautan dan perikanan. Menurutnya, target investasi itu sangat penting. Apalagi saat ini pemerintah sedang melakukan efisiensi anggaran, sehingga kementerian dituntut kreatif dalam melaksanakan program kerjanya.

“Karena kami melihat yang dibutuhkan sekarang ini oleh pemerintah adalah kreativitas dari masing-masing kementerian, dengan adanya efisiensi anggaran,” kata alumnus Universitas Al-Azhar Kairo Mesir itu.

Lebih jauh, Rina mengatakan bahwa sektor kelautan dan perikanan memiliki potensi yang sangat besar. Salah satunya dalam pengelolaan pulau-pulau kecil yang tersebar di berbagai daerah. Potensi itu bisa dimaksimal sebagai jujukan pariwisata.

“Ada nggak potensi pariwisata di sektor kelautan yang menjadi fokus kementerian sebagai target investasi,” kata Rina.

Saat ini, Pemerintah Thailand melakukan gebrakan dalam sektor pariwisata. Yaitu enam negara satu tujuan. Dia khawatir terobosan yang dilakukan negara tetangga itu akan mengganggu sektor pariwisata Indonesia.

Baca Juga :  Mimpi Empat Dekade Jadi Nyata, Como Tumbangkan Napoli Lewat Drama 13 Penalti

“Sektor pariwisata di Indonesia kan salah satunya adalah sektor kelautan. Ini menjadi tugas Pak Menteri KKP, bagaimana menarik kembali sektor kelautan supaya bisa lebih baik lagi,” tutupnya. @givary

Baca Berita Menarik Lainnya :