Ripple Berlisensi Penuh untuk Menyediakan Layanan Token Pembayaran Digital di Singapura

Editor Ilustrasi token kripto. /net
Silahkan bagikan

VISI.NEWS | SINGAPURA – Awal tahun ini, Ripple menerima persetujuan prinsip atas permohonan lisensi Lembaga Pembayaran Utama (MPI) dari Otoritas Moneter Singapura (MAS). Empat bulan kemudian, Ripple dengan bangga mengumumkan bahwa anak perusahaannya di Singapura, Ripple Markets APAC Pte Ltd, telah mendapatkan lisensi penuh MPI untuk menyediakan layanan token pembayaran digital di Singapura.

Lisensi ini menggarisbawahi kegunaan solusi kripto di dunia nyata untuk bisnis dan lembaga keuangan, menandai langkah penting menuju adopsi aset digital yang lebih luas. Singapura dikenal sebagai pemimpin dalam merintis regulasi aset digital, menjadikannya lokasi ideal bagi bisnis dan lembaga keuangan untuk memanfaatkan kekuatan kripto untuk pembayaran lintas negara, likuiditas kripto, dan mata uang digital bank sentral.

“Sejak menjadikan Singapura sebagai kantor pusat kami di Asia Pasifik pada tahun 2017, negara ini berperan penting bagi bisnis global Ripple. Kami telah merekrut talenta-talenta luar biasa dan kepemimpinan lokal, menggandakan jumlah karyawan selama setahun terakhir dan berencana untuk terus mengembangkan kehadiran kami di yurisdiksi progresif seperti Singapura,” kata Brad Garlinghouse, Chief Executive Officer Ripple. “Di bawah kepemimpinan MAS, Singapura telah berkembang menjadi salah satu pusat fintech dan aset digital terkemuka yang menyeimbangkan antara inovasi, perlindungan konsumen, dan pertumbuhan yang bertanggung jawab.”

Secara historis, Singapura telah mengalami periode transformasi yang luar biasa dengan memanfaatkan teknologi untuk mendukung pertumbuhan ekonomi, mengundang investasi baru, dan bahkan menyederhanakan layanan pemerintah. Pada tahun 2022, Singapura menduduki peringkat keempat dalam Peringkat Daya Saing Digital Dunia IMD yang mengukur kemampuan suatu negara dalam mengadopsi teknologi baru.

Kejelasan peraturan merupakan kontributor utama keberhasilan Singapura, terbukti penting dalam memastikan keamanan dan kepercayaan bagi bisnis dan institusi untuk mengeksplorasi solusi kripto. Sementara beberapa negara mengerem inovasi kripto, Singapura tetap berada di depan dengan mengantisipasi hal-hal yang tidak dapat dihindari di masa depan.

Baca Juga :  Tauzia Hotels Berikan Penawaran Spesial Selama Ramadan

Para pemimpin keuangan global sepakat bahwa aset digital akan tetap ada. 90% percaya bahwa blockchain dan aset digital akan memiliki dampak yang signifikan atau besar terhadap bisnis, keuangan, dan masyarakat dalam tiga tahun ke depan, dan hampir separuh pemimpin keuangan di Asia Pasifik berencana menggunakan kripto untuk pembayaran lintas negara.

@mpa

M Purnama Alam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

SMSI Kota Surabaya Audiensi dengan Ketua DPRD Kota Surabaya

Kam Okt 5 , 2023
Silahkan bagikanVISI.NEWS | SURABAYA – Ketua DPRD Kota Surabaya Adi Sutarwijono menyatakan untuk membangun Kota Pahlawan, Jawa Timur, tidak mutlak menjadi tugas pemerintah, namun juga diperlukan peran banyak pihak seperti lembaga atau organisasi kemasyarakatan. “Dengan semakin banyak lembaga atau organisasi yang peduli, maka pembangunan di Surabaya bisa dilakukan bersama-sama,” kata […]