Search
Close this search box.

Risiko di Tengah Es Norwegia: Guardiola Tetap Andalkan Foden Meski Patah Tulang Jelang Laga Bodo/Glimt

Pep Guardiola berbincang dengan Phil Foden jelang laga Liga Champions Manchester City vs Bodo/Glimt di Bodo, Norwegia, Rabu (21/1/2026) dini hari WIB./source:instagram@philfoden.

Bagikan :

VISI.NEWS|BANDUNG -Manchester City datang ke Norwegia dengan sorotan besar jelang laga Liga Champions melawan Bodo/Glimt, Rabu (21/1/2026) dini hari WIB. Bukan hanya karena ambisi mengamankan tiket delapan besar, tetapi juga keputusan berani Pep Guardiola yang tetap membawa Phil Foden meski sang pemain mengalami patah tulang tangan.

Cedera tersebut dialami Foden saat Derby Manchester akhir pekan lalu. Winger timnas Inggris itu terjatuh dengan posisi lengan yang salah ketika City kalah 0-2 dari Manchester United di Old Trafford. Benturan keras itu membuat Foden harus ditarik keluar saat jeda pertandingan.

Namun, Guardiola menegaskan cedera tersebut tidak menghalangi Foden untuk tampil di laga krusial Eropa. Ia memastikan kondisi pemainnya berada dalam pengawasan medis dan siap dimainkan dengan perlindungan khusus.

“Dia mengalami sedikit patah tulang, tapi dia punya pelindung dan dia baik-baik saja untuk besok,” kata Guardiola.

Keputusan ini menunjukkan besarnya kepercayaan Guardiola terhadap mental dan peran Foden dalam skema permainan City. Dalam situasi tekanan tinggi pascakekalahan dari rival sekota, Guardiola memilih mempertahankan inti kekuatan timnya.

Selain Foden, perhatian juga tertuju pada Erling Haaland yang belum mencetak gol dari open play dalam tujuh pertandingan terakhir. Bermain di tanah kelahirannya sempat memunculkan spekulasi Haaland akan diistirahatkan, namun Guardiola menepis isu tersebut.

“Dia bilang pada saya dia tidur sangat nyenyak, jadi dia bugar,” ujar Guardiola.

Haaland sendiri diharapkan bisa kembali tajam setelah mengoleksi 39 gol di semua kompetisi musim ini. Laga di Norwegia dinilai menjadi momentum penting untuk mengakhiri paceklik golnya.

Guardiola juga menegaskan timnya telah melupakan kekalahan dari Manchester United dan sepenuhnya fokus ke Liga Champions. City bahkan mengubah rutinitas latihan demi beradaptasi dengan kondisi ekstrem di Norwegia, termasuk suhu dingin dan lapangan sintetis.

Baca Juga :  Bandung Batasi Pembuangan Sampah ke TPA Sarimukti

“Datang ke sini kami tak bicara satu kata pun soal United. Sekarang ini kompetisi yang berbeda,” kata Guardiola.

Ia menolak menjadikan kondisi lapangan sebagai alasan jika timnya gagal meraih hasil maksimal.

“Hidup tidak pernah selalu karpet merah. Semakin cepat Anda beradaptasi di situasi tidak nyaman, semakin dekat Anda dengan sukses,” ujarnya.

Di tengah tekanan laga besar dan keputusan berisiko memainkan pemain cedera, Guardiola tetap menunjukkan sisi santainya. Ia bahkan berharap bisa menikmati pemandangan aurora borealis dari hotel tim sebelum pertandingan.

“Kami punya jendela sangat besar dan kami akan melihatnya. Kami akan menikmatinya. Kenapa tidak?” ucap Guardiola.

Laga melawan Bodo/Glimt pun tak hanya menjadi ujian taktik, tetapi juga ujian keberanian dan manajemen risiko Guardiola, yang memilih tetap melaju dengan pemain andalannya meski dibayangi cedera serius.@fajar

Baca Berita Menarik Lainnya :