VISI.NEWS|BANDUNG -AS Roma kembali menelan malam kelam di Stadion Olimpico. Tampil di hadapan pendukung sendiri, I Lupi tersingkir dari Coppa Italia setelah kalah dramatis 2-3 dari Torino pada babak 16 besar, Rabu (14/1/2026) dini hari WIB.
Ini menjadi laga perdana Roma di Coppa Italia musim ini, namun justru berujung tragedi. Torino, yang lebih dulu melewati dua babak awal, tampil lebih siap dan mampu memanfaatkan celah konsentrasi tuan rumah.
Roma tertinggal lebih dulu pada menit ke-35 lewat gol Che Adams. Striker Torino itu lolos dari pengawalan dan menuntaskan peluang dengan tenang, membuat publik Olimpico terdiam.
“Kami tidak cukup fokus di babak pertama dan itu membuat kami tertinggal,” kata Mario Hermoso.
“Kami membiarkan mereka terlalu nyaman.”
Roma bangkit di awal babak kedua. Hermoso menyamakan kedudukan lewat aksi individu, melewati satu pemain sebelum melepaskan sepakan mendatar yang tak mampu dibendung kiper Torino.
Namun keunggulan mental Roma kembali goyah. Tujuh menit berselang, Adams mencetak gol keduanya setelah menyambar umpan Nikola Vlasic.
“Kami sudah bangkit, tetapi kembali kehilangan konsentrasi,” ujar Hermoso.
“Itu tidak boleh terjadi di pertandingan seperti ini.”
Harapan Roma sempat hidup saat Antonio Arena mencetak gol penyama kedudukan pada menit ke-81 melalui sundulan memanfaatkan umpan silang Wesley.
“Kami percaya bisa membalikkan keadaan,” kata Arena.
“Saya pikir gol itu akan membawa kami ke perpanjangan waktu.”
Namun petaka datang di menit ke-90. Sepak pojok Torino berujung kemelut di depan gawang, dan Ermirkhan Ilhan menyambar bola muntah setelah tangkapan Mile Svilar tak sempurna.
“Kami kalah pada detail kecil,” kata Arena.
“Satu momen bisa mengubah segalanya.”
Kekalahan ini memastikan Roma tersingkir dari Coppa Italia, sementara Torino melaju ke perempatfinal untuk menghadapi Inter Milan. Bagi Roma, kegagalan di kandang sendiri kembali menjadi catatan pahit dalam musim yang penuh inkonsistensi.@fajar