Search
Close this search box.

Runtuh di Meazza: Inter Milan Tumbang, Arsenal Ukir Sejarah Liga Champions

Pemain Arsenal merayakan kemenangan 3-1 atas Inter Milan di Stadion Giuseppe Meazza, Milan, Rabu (21/1/2026) dini hari, pada laga Liga Champions./source:instagram@arsenalfc.

Bagikan :

VISI.NEWS|BANDUNG -Dominasi Inter Milan di Stadion Giuseppe Meazza runtuh pada Rabu (21/1/2026) dini hari setelah Arsenal tampil tanpa rasa gentar dan mengamankan kemenangan 3-1 pada lanjutan Liga Champions. Kekalahan ini menjadi pukulan telak bagi Inter yang datang dengan status pemuncak klasemen sementara Serie A dan harapan besar publik tuan rumah.

Di hadapan puluhan ribu pendukung Inter, Arsenal justru menunjukkan ketenangan dan keberanian yang jarang terlihat dari tim tamu. Sejak menit awal, skuad asuhan Mikel Arteta mampu mengendalikan tempo permainan dan meredam agresivitas Inter, hingga akhirnya memastikan kemenangan yang mencatatkan sejarah baru bagi klub London Utara tersebut.

Pelatih Arsenal, Mikel Arteta, mengakui laga di markas Inter adalah ujian mental yang berat bagi timnya. Namun, ia menegaskan para pemainnya mampu menjawab tantangan besar itu.

“Saya sangat senang, sangat bangga dengan para pemain,” ujar Arteta.
“Kami berbicara tentang melakukan sesuatu yang istimewa malam ini, dan itu membutuhkan performa yang sangat, sangat lengkap untuk memiliki kesempatan menang,” lanjutnya.

Menurut Arteta, kunci keberhasilan Arsenal bukan hanya soal taktik, tetapi juga keberanian dalam mengambil keputusan di lapangan, terutama saat menghadapi tekanan di stadion legendaris seperti Giuseppe Meazza.

“Tingkat keberanian yang harus kami tunjukkan, keyakinan itu. Jika Anda benar-benar ingin membantu tim ini, hal itu harus ada,” tegasnya.

Tragedi bagi Inter semakin terasa karena Arsenal tampil solid di semua lini, termasuk di sektor pertahanan. Bek muda Cristhian Mosquera menjadi sorotan setelah tampil impresif meski baru pulih dari cedera dan sempat diperkirakan absen lebih lama. Selama 75 menit, Mosquera sukses meredam ancaman duet Marcus Thuram dan Pio Esposito.

“Dia sungguh luar biasa,” kata Arteta.
“Dia seharusnya kembali dua minggu lagi, staf dan dirinya sendiri telah melakukan pekerjaan luar biasa agar bisa kembali lebih awal,” tambahnya.

Baca Juga :  Hingga Menit ke-33 Babak Pertama, Persib Tertinggal 0-2 dari Bhayangkara

Arteta menilai laga melawan Inter menjadi panggung pembuktian bagi Mosquera di level tertinggi sepak bola Eropa.

“Di Liga Champions pada tahap ini, pertandingan pertama, itu adalah tugas besar. Dan saya pikir dia telah memenuhinya malam ini dengan cara yang hebat,” ucap Arteta.

Kekalahan ini menjadi malam kelam bagi Inter Milan, sementara bagi Arsenal kemenangan tersebut mengukir rekor tujuh kemenangan beruntun di Liga Champions, sebuah pencapaian terbaik klub sepanjang sejarah partisipasi mereka di kompetisi Eropa.

Meski demikian, Arteta menegaskan timnya tidak ingin larut dalam euforia. Fokus Arsenal kini beralih ke laga besar Premier League melawan Manchester United yang akan digelar akhir pekan ini.

“Sangat sulit untuk menang tujuh kali berturut-turut,” kata Arteta.
“Tapi itu menunjukkan konsistensi, dan tidak hanya itu, hasrat tim. Untuk terus melaju ke babak berikutnya dan mencoba untuk meningkat,” jelasnya.
“Mari nikmati malam ini, dan kami memiliki pertandingan besar lainnya hari Minggu melawan United juga,” pungkas Arteta.@fajar

Baca Berita Menarik Lainnya :