Salat Ied Perdana di Masjid Raya Al Jabbar, Ridwan Kamil, Zakat dan Infaq Tahun ini Mencapai Rp. 2,2 Triliun

Editor Salat id perdana di Mesjid Raya Al Jabbar, Gedebage, Kota Bandung, Sabtu (22/4/2022), dihadiri ribuan jemaah. /visi.news/ist
Silahkan bagikan
  • “Hal ini menjadi sejarah dan kebiasaan baru bagi warga Jawa Barat terutama Kota Bandung untuk melaksanakan Salat Ied di Masjid Raya Al Jabbar yang menjadi salah satu masjid kebanggaan masyarakat Jawa Barat,” ungkap Ajam.

VISI.NEWS | BANDUNG – Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat, H. Ajam Mustajam, dan seluruh jajaran Forkominda melaksanakan Salat Idul Fitri perdana di Masjid Raya Al Jabbar, Gedebage, Kota Bandung, Sabtu (22/4).

Gubernur Ridwan Kamil dalam sambutannya mengatakan bahwa Masjid Raya Al Jabbar akhirnya bisa digunakan untuk kepentingan umat yang rindu melaksanakan salat Idulfitri bersama.

“Mari kita syukuri begitu banyak Nikmat Allah kepada Provinsi Jawa Barat. Pertama kita syukuri Lebaran dan Mudik tahun ini sangat lancar berkat petugas padahal ada 140 juta pemudik,” kata Ridwan Kamil.

Kang Emil biasa disapa mengaku bangga atas pencapaian masyarakat Jawa Barat yang nilai religiusnya semakin meningkat. Hal ini dibuktikan dengan pengumpulan zakat dan infaq yang meningkat dari tahun lalu Rp 1,6 triliun, kini terkumpul Rp 2,2 triliun.

Ia pun melaporkan kondusivitas di Jabar terjaga dengan baik dan ditambah 510 penghargaan selama lima tahun terakhir.

Sejarah baru

Sementara Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat, H. Ajam Mustajam ditemui setelah pelaksanaan Salat Ied mengatakan bahwa pelaksanaan Salat Id pada tahun-tahun sebelumnya dilaksanakan di Lapangan Gasibu, namun tahun ini perdana dilaksanakan di Masjid Raya Al Jabbar.

“Hal ini menjadi sejarah dan kebiasaan baru bagi warga Jawa Barat terutama Kota Bandung untuk melaksanakan Salat Ied di Masjid Raya Al Jabbar yang menjadi salah satu masjid kebanggaan masyarakat Jawa Barat,” ungkap Ajam.

Baca Juga :  Selaraskan Fatwa, MUI Gelar Rakornas se-Indonesia

Ia berharap dengan adanya Masjid Raya Al Jabbar ini dapat membawa perubahan bagi masyarakat Jawa Barat menuju kebaikan dan kebersamaan. “Maka dari itu, saya mengimbau kepada masyarakat Jawa Barat untuk dapat menjaga kelestarian serta memakmurkan masjid-masjid yang ada di Jawa Barat termasuk Masjid Raya Al Jabbar ini,” ujar Ajam.

Pada pelaksanaan Salat Id di Masjid Raya Al Jabbar, bertindak sebagai imam imam adalah K.H. Rif’at Aby Syahid yang merupakan Pengasuh Pesantren Alquran Alfalah 1 Cicalengka, Kabupaten Bandung. Sedangkan untuk khatib adalah Rektor UIN Sunan Gunung Djati ( SGD) Bandung Prof Mahmud.@mpa

M Purnama Alam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Hukum Ziarah Kubur saat Lebaran

Sab Apr 22 , 2023
Silahkan bagikanVISI.NEWS | BANDUNG – Salah satu perbuatan yang sangat dianjurkan dalam Islam adalah ziarah kubur. Dengan berziarah, seseorang akan meraih banyak manfaat dan keberkahan darinya. Di antaranya adalah mengingat kematian dan mendoakan orang-orang yang meninggal lebih dahulu, atau bahkan dalam rangka mencari berkah (tabarruk) dari orang-orang saleh. Karenanya, ziarah […]