Salurkan 5,45 Ton Beras untuk Masyarakat Terdampak Covid-19 di Salatiga

Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Wali Kota Salatiga, Yuliyanto kepada 20 warga penerima di Aula Kelurahan Kauman Kidul./visi.news/ist
Jangan Lupa Bagikan

VISI.NEWS – Pemerintah Kota Salatiga melalui Dinas Pangan menyalurkan bantuan beras sebanyak 5,45 ton kepada 545 KK di Kota Salatiga yang terdampak Covid-19. Bantuan itu untuk menanggulangi terjadinya kerawanan pangan.

Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Wali Kota Salatiga, Yuliyanto kepada 20 warga penerima di Aula Kelurahan Kauman Kidul, Selasa (17/11/2020).

“Saya berharap, bantuan ini dapat tepat sasaran, dan diterima masyarakat yang benar-benar membutuhkan. Meskipun jumlahnya tidak seberapa, semoga dapat membantu meringankan kebutuhan pangan bagi bapak ibu penerima bantuan,” kata Yuliyanto, usai penyerahan bantuan.

Yuliyanto menjelaskan, pandemi Covid-19 belum berakhir. Di Salatiga, ujarnya, masih terus terjadi penambahan kasus terkonfirmasi positif, meski di Kelurahan Kauman Kidul saat ini tidak ada kasus positif.

Di era adaptasi kebiasaan baru ini, lanjut Yuliyanto, pembatasan sosial di pasar dan pertokoan sudah dilonggarkan, sehingga aktivitas ekonomi bisa kembali berjalan. Karena itu, ia berharap masyarakat Kota Salatiga bisa semakin produktif, namun juga aman dari Covid-19 dengan tetap menerapkan protokol kesehatan dalam segala aktivitas.

Kepala Dinas Pangan Kota Salatiga Roch Hadi menjelaskan, pihaknya yang memiliki tanggung jawab dalam bidang ketahanan pangan, berperan untuk menjaga kondusivitas pangan bagi masyarakat. Melalui anggaran penetapan dan anggaran refocusing, dinasnya menyediakan stok pangan pokok sebanyak 76,2 ton GKG (Gabah Kering Giling).

Dari jumlah tersebut, pada hari itu disalurkan sebanyak 9,08 ton GKG yang setara dengan 5,45 ton beras kepada 545 KK. Sehingga masing-masing KK akan menerima 10 kg beras.

“Data penerima berasal dari kelurahan masing-masing dengan mengetahui camat setempat, dalam upaya merealisasikan kebutuhan pangan yang adil, merata dan terjangkau untuk semua lapisan masyarakat, terutama yang muncul akibat pandemi Covid-19,” terang Roch Hadi. @maf

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Optimalkan RT untuk Cegah Penularan Covid-19

Sab Nov 21 , 2020
Jangan Lupa BagikanVISI.NEWS – Pandemi Covid-19 berdampak pada sendi-sendi perekonomian warga. Tidak sedikit buruh pabrik yang terkena dampak dan di-PHK, serta banyak Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) gulung tikar karena lesunya pasar. Sehingga pemerintah pusat pun memprioritaskan penanganan pencegahan Covid-19 dan pemberdayaan ekonomi melalui Bantuan Presiden Usaha Mikro (BPUM) […]