Santap Nasi Kuning Acara Ultah, Puluhan Warga di Tasikmalaya Keracunan

Editor :
Korban keracunan mendapatkan penanganan medis di puskesmas/visi.news/ayi kuraesin

Silahkan bagikan

VISI.NEWS – Puluhan warga, sebagian besar anak-anak, di Kelurahan Karikil, Kecamatan Mangkubumi, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, mengalami keracunan makanan, Kamis (8/10) pagi.

Mereka mulai mengalami gejala keracunan seusai menyantap nasi kuning di acara ulang tahun seorang anak pada Rabu (7/10) malam. Selanjutnya, pada Kamis (8/10) dini hari gejala itu semakin menjadi-jadi. Mereka muntah-muntah hingga harus dilarikan ke Puskesmas Karanganyar, Kecamatan Kawalu dan Puskesmas Mangkubumi.

Komandan Koramil 1203 Kawalu Kodim 0612 Tasikmalaya, Mayor (Inf) Iwan Suwanto, membenarkan kejadian keracunan massal yang terjadi di wilayahnya. Diduga keracunan diakibatkan makanan yang didapat korban dari sebuah acara ulang tahun anak di Kampung Cilange, Kelurahan Karikil, Kecamatan Mangkubumi, Kota Taskmalaya.

“Sebelumnya, para korban menyantap nasi kuning yang didapat dari acara ulang tahun,” ucapnya.

Menurut Iwan Suwanto, para korban sebanyak puluhan orang dan kini sudah dirawat di ruang darurat puskesmas. Karena jumlahnya cukup banyak, sebagian lagi dirawat di Puskesmas Mangkubumi dan di Puskesmas Karanganyar.

“Saya yang mendapatkna laporan langsung menuju lokasi. Ada banyak korban keracunan di Mangkubumi. Namun untuk jumlah pasti korban kita masih mendata. Tapi sesuai data yang diperoleh dari 100 undangan, yang hadir di acara itu ada 80 orang,” tuturnya di Puskesmas Mangkubumi.

Sementara itu salah seorang orang tua korban keracunan, Anwar (40) mengatakan kejadian berawal dari acara syukuran ulang tahun. Dalam acara tersebut para undangan diberi nasi kuning yang ditumpeng.

Usai menyantap nasi kuning itu anak Anwar mengaku perutnya terasa mual lalu muntah-muntah sehingga dia membawa anaknya ke puskesmas untuk penanganan medis.

“Setelah menyantap nasi kuning, anak saya mengaku mual lalu muntah terus-menerus dan langsung dibawa ke Puskesmas Mangkubumi. Pas paginya, saya dapat kabar ramai di grup whatsapp bahwa semua yang hadir keracunan nasi kuning sama. Banyak, puluhan orang,” kata Anwar.

Menurut Anwar, dirinya pun sama menyantap nasi kuning acara ulang tahun tersebut tapi tak terlalu banyak sehingga tidak terlalu merasakan keracunan. Meskipun demikian terus buang air besar, namun tak sampai dirawat.

“Saya tidak dirawat, namun anak saya dan puluhan orang di Kampung Cilange, Kelurahan Karikil, yang makan nasi kuning itu semuanya keracunan sama, muntah-muntah,” tuturnya.

Dikatakan dia, sebagian besar korban berusia anak-anak dan ibu-ibu yang saat itu mendampingi anaknya saat acara ulang tahun serta memakan nasi kuning yang sama. Mereka mengalami gejala sama muntah-muntah sampai badannya lemas sehingga harus mendapatkan perawatan.

“Bukan hanya anak-anak yang parah, banyak juga orang dewasa,” ungkapnya.

Sampai berita ini diturunkan, proses evakuasi korban masih dilakukan oleh beberapa unit mobil ambulans dari tiap rumah korban ke Puskesmas Mangkubumi, Kota Tasikmalaya. Korban mulai anak-anak dan dewasa sedang menjalani perawatan intensif tenaga medis kedua puskesmas tersebut. @arn

Fendy Sy Citrawarga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Pejabat yang Menghitamkan Plat Merah jadi Hitam, Perbuatan tidak Bermartabat

Kam Okt 8 , 2020
Silahkan bagikanVISI.NEWS — Menghitamkan plat merah merupakan perbuatan tidak bermartabat, karena jelas hal itu, dikatakakan Kasubid Inventarisasi dan Pelaporan Badan Keuangan dan Asset Daerah (BAKD) Kab. Bandung, Didin Cahyadi, saat melakukan penertiban mobil dinas di halaman Kantor DPRD. Didin menemukan beberapa kendaraan pelanggar ketentuan tersebut, untuk itu dia akan melakukan […]