Search
Close this search box.

Santri di Sukabumi Ditemukan Tewas Tergantung di Asrama Ponpes

Petugas kepolisian melakukan olah tempat kejadian perkara di TPU Komplek Jakasampurna, Bekasi Barat, Kota Bekasi, Minggu (11/1/2026), lokasi ditemukannya jasad Marcellino Dwi Tirta yang tewas diduga dibunuh oleh dua teman lamanya./visi.news/ilustrasipembunuhan.

Bagikan :

VISI.NEWS | SUKABUMI – Seorang santri di sebuah pondok pesantren di Kecamatan Cibeureum, Kota Sukabumi, ditemukan tewas dalam kondisi tergantung pada Kamis (9/4/2026) subuh.

Remaja berusia 15 tahun asal Kecamatan Cikembar itu, ditemukan tewas dengan leher terikat sarung yang diikatkan pada ranjang tingkat di kamar asramanya.

Pelaksana Tugas (Plt) Kasi Humas Polres Sukabumi Kota, Ipda Ade Ruli, menjelaskan bahwa peristiwa itu pertama kali diketahui saat dua orang saksi hendak membangunkan santri itu untuk melaksanakan salat subuh berjamaah. Namun, setibanya di kamar, mereka mendapati santri tersebut sudah dalam posisi tergantung.

“Pada hari Kamis sekira jam 04.50 WIB di kamar santri putra, saksi pertama dan kedua akan membangunkan atau menyuruh untuk solat subuh namun saat sampai kamar korban ternyata korban sudah dalam keadaan menggantung pada kasur tingkat dengan menggunakan sarung,” ujar Ade.

Kedua saksi kemudian memberitahukan pihak pesantren dan melaporkannya ke Polsek Cibeureum.

Setelah menerima laporan, petugas dari Polsek Cibeureum segera mendatangi tempat kejadian perkara (TKP), memasang garis polisi, mendata para saksi, menghubungi tim Inafis Satreskrim Polres Sukabumi Kota, serta melakukan olah TKP.

Ade menambahkan, pihak keluarga tidak membuat laporan terkait peristiwa tersebut. Hingga kini, penyebab pasti kematian masih dalam tahap penyelidikan.

“Masih dalam proses lidik,” pungkasnya. @andri

Baca Berita Menarik Lainnya :