Santri Positif Covid-19 di Kabupaten Bandung Bertambah

Ilustrasi Covid-19./dok./net.
Jangan Lupa Bagikan

VISI.NEWS – Angka penyebaran Covid-19 di Pondok Pesantren di Kabupaten Bandung kembali bertambah. Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung telah melakukan antisipasi dengan terus melakukan tracing ke pondok pesantren lainnya.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung, Grace Mediana menyebut ada penambahan jumlah terjangkit Covid-19 dari pondok pesantren. Saat ini, total 208 orang terjangkit Covid-19 yang penyebarannya berasal dari pondok pesantren.

“Dari dua pondok pesantren itu berasal dari keluhan yang sama (anosmia). Kami melakukan tracing dan test swab. Sudah kami tindaklanjuti dengan bersama-sama melakukan pemantauan ketika isolasi mandiri,” kata Grace, Senin (16/11/2020), seperti dilansir republika.co.id.

Grace menyebut terus bekerja sama dengan Kementerian Agama yang berada dalam satu gugus tugas Kabupaten Bandung untuk melakukan screening dan testing di pondok pesantren. Grace mengakui saat ini orang yang terjangkit Covid-19 tengah melakukan isolasi mandiri.

“Kita doakan adik-adik kita cepat sembuh lagi,” kata Grace.

Grace mengapresiasi kerja sama dari pondok pesantren yang mau melakukan screening. Menurutnya, hal ini menjadi salah satu cara untuk memutus mata rantai Covid-19.

“Pesantren memang salah satu yang berisiko karena ada tindakan tatap muka karena intensitas pertemuan yang cukup tinggi di satu ruangan,” katanya.

Dinkes akan terus melakukan screening dan testing di setiap pondok pesantren. Dia pun memohon kerja sama pondok pesantren untuk melaporkan jika ada yang mengalami gejala Covid-19.

“Kami akan terus melakukan dan bekerja sama dengan Kemenag yang ada dalam satu gugus tugas untuk sama sama melakukan screening dan testing di pondok pesantren. Ini adalah suatu langkah untuk memutus mata rantai,” kata Grace.

“Jika kita tidak lakukan hal tersebut, kasus yang terkonfirmasi di kabupaten itu 60 persen adalah orang tanpa gejala,” kata Grace. @fen

Fendy Sy Citrawarga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Polisi Tolak Pelaporan terhadap Nikita Mirzani

Sel Nov 17 , 2020
Jangan Lupa BagikanVISI.NEWS – Laporan organisasi yang mengatasnamakan Forum Masyarakat Pecinta Ulama (FMPU) DKI Jakarta terhadap artis Nikita Mirzani soal dugaan ujaran kebencian ditolak Polda Metro Jaya, Senin (16/11/2020). Hal tersebut karena laporan yang dibuat masih membutuhkan proses validasi dan dikaji untuk memenuhi unsur pornografi. “Masih divalidasi dan dikaji untuk […]