Satgas Citarum Harum Sosialisasikan Budi Daya Maggot kepada Ibu-ibu Rumah Tangga

Editor :
Komandan Satuan Tugas Citarum Harum Sektor 4/Majalaya Kolonel Inf Asep Nurdin sedang menyampaikan sosialisasi program Citarum Harum, Sabtu (27/6)./visi.news/budimantara.

Silahkan bagikan

VISI.NEWS – Komandan Satuan Tugas Citarum Harum Sektor 4/Majalaya Kolonel Inf Asep Nurdin hadir di tengah-tengah masyarakat di Kampung Nengkelan, Desa Sukamantri, Kecamatan Paseh, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Sabtu (27/6).

Bersama jajaran TNI dari Satgas Citarum Harum Sektor 4/Majalaya Subpos Desa Sukamantri, ia menyampaikan sosialisasi program Citarum Harum yang saat ini sudah memasuki tahun ketiga dalam upaya pemulihan daerah aliran Sungai Citarum.

Pada kesempatan itu, Kolonel Inf Asep Nurdin turut memberikan santunan kepada puluhan anak yatim yang hadir saat itu. Pada kesempatan itu, hadir sekitar 62 warga dalam sosialisasi program Citarum Harum.

“Saat bertemu dengan masyarakat, kita tetap fokus pada pelaksanaan sosialisasi program Citarum Harum,” kata Kolonel Inf Asep Nurdin kepada VISI.NEWS usai kegiatan sosialisasi tersebut.

Dalam kegiatan sosialisasi itu, ia menyampaikan tentang budi daya maggot yang dapat mengurangi sampah rumah tangga, khususnya sampah dari sisa sayuran maupun buah-buahan.

“Makanan maggot itu dari sisa sampah sayuran maupun buah-buahan yang dihasilkan di rumah tangga masing-masing. Untuk itu, ibu-ibu rumah tangga bisa memanfaatkan sampah dari sisa sayuran maupun buah-buahan untuk makanan maggot dalam upaya mengurangi sampah rumah tangga,” tuturnya.

Kolonel Inf Asep Nurdin pun mengatakan, masyarakat bisa melihat langsung proses budi daya maggot di Pos Desa Sukamantri.

“Masyarakat jangan segan-segan datang ke Pos Desa Sukamantri dan bisa melihat langsung proses budi daya maggot,” katanya.

Lebih lanjut ia menuturkan, pentingnya melibatkan ibu rumah tangga dalam pelaksanaan budi daya maggot karena mereka dalam kesehariannya mengurus rumah tangga. Untuk itu, sampah dari sisa pembuatan makanan yang berasal dari sisa sayuran maupun buah-buahan bisa diberikan untuk makanan maggot.

“Budi daya maggot itu sangat besar manfaatnya dalam upaya mengurangi sampah rumah tangga. Terlebih lagi maggot sangat bagus untuk pakan ternak dan ikan. Maggot mengandung protein sangat tinggi karena makanan sehari-harinya berasal dari sisa sayuran dan buah-buahan,” tuturnya.

Kolonel Inf Asep Nurdin pun turut menyampaikan tentang proses penanganan dan pengolahan sampah yang dihasilkan masyarakat. Pengelolaan sampah bisa dengan cara pilah-pilih olah sampah. Untuk diketahui, katanya, sampah yang dihasilkan oleh warga masih banyak yang memiliki nilai ekonomis. Misalnya sampah bekas air mineral, sampah kertas kardus, dan sampah lainnya.

“Untuk penanganan sampah, Satgas Citarum Harum bersama masyarakat sudah membangun tungku pembakaran sampah di sejumlah titik. Dengan harapan tungku pembakaran sampah itu bisa dimanfaatkan warga dengan baik dalam upaya menciptakan kelestarian lingkungan. Selain itu dalam upaya pengelolaan sampah ramah lingkungan,” katanya.

Menurutnya, dalam pengelolaan tungku pembakaran sampah itu, selain melibatkan warga setempat, juga para pemuda karang taruna. Ia pun melihat langsung para pemuda karang taruna turut aktif mengelola sampah rumah tangga. @bud

Fendy Sy Citrawarga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Ipmakab Konsisten Tak Terlibat Politik Praktis

Ming Jun 28 , 2020
Silahkan bagikanVISI.NEWS – Ikatan Pelajar dan Mahasiswa Kabupaten Bandung (Ipmakab) menyatakan diri untuk tetap konsisten dan tidak terlibat dalam politik praktis. Pernyataan itu terungkap dalam pelaksanaan Rapat Pimpinan Pusat (Rapimpus) yang bertepatan dengan hari ulang tahun ke-3 Ipmakab di Yayasan Al-Muhtar Kecamatan Cimenyan, Kabupaten Bandung, Sabtu (27/6), seperti yang diungkapkan […]