Satgas Covid-19 Minta Pemda Sosialisasi Aturan Terbaru Terkait Kebijakan PPKM

Editor Sejumlah pekerja berjalan di jalur pedestrian Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Rabu (3/11/2021)./suara.com/angga budhiyanto/ist.
Silahkan bagikan

VISI.NEWS | JAKARTA – Sejumlah perubahan dalam peraturan penanganan pandemi Covid-19 dilakukan menyusul menurunnya kasus Covid-19 di Indonesia.

Salah satunya adalah penurunan level PPKM yang terjadi di Jawa dan Bali yang berpengaruh terhadap peraturan tentang perjalanan dan transportasi. Perubahan tersebut teruang dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri (InMendagri) No. 57 dan 58 tahun 2021.

“Selanjutnya Pemda harus segera menerjemahkan InMendagri ini ke dalam peraturan yang berlaku di daerahnya masing-masing. Agar masyarakat dapat memahami dan mematuhi kebijakan terkini,” kata juru bicara Satgas Covid-19 Prof Wiku Adisasmito, dikutip Suara.com dari situs resmi Satgas Covid-19.

Wiku mengatakan InMendagri ini mengatur beberapa penyesuaian. Di antaranya, terkait pintu masuk kedatangan internasional, aktivitas perkantoran, dan perekonomian.

Lebih jelasnya, untuk pintu masuk kedatangan internasional meliputi penambahan untuk WNI dan WNA yang menggunakan moda transportasi pesawat.

Di antaranya, di Bandara Soekarno – Hatta di Tangerang, Bandara Haji Fisabilillah di Kepulauan Riau dan Bandara Sam Ratulangi di Sulawesi Utara.

Terkait dengan penerapan PPKM Level 1 dan 2 perkantoran yang berada di zona hijau, dapat beroperasi dengan ketentuan WFO 75 persen dan WFH 25 persen.

Selain itu untuk bioskop yang berlokasi di zona oranye, skrining akan dilakukan dengan menggunakan aplikasi PeduliLindungi dan hanya yang memiliki kategori hijau yang dapat masuk ke bioskop serta kapasitas maksimal penonton adalah 50persen.

Restoran dan kafe di dalam bioskop dapat menyediakan dine in delivery atau take-away dengan maksimal kapasitas dine in 50 persen dan dua orang per meja. Serta menyesuaikan pedoman protokol kesehatan dari Kemenparekraf dan Kementerian Kesehatan.

Sedangkan untuk bioskop yang berlokasi di zona kuning dan hijau, maka skrining juga dilakukan dengan menggunakan aplikasi PeduliLindungi. Hanya yang berkatagori hijau yang boleh masuk dengan kapasitas maksimal penonton adalah 75 persen. Anak berusia kurang dari 12 tahun juga boleh masuk dengan pendampingan orangtua.

Baca Juga :  Pemudik Tanpa Kelengkapan Administrasi Lewat Jalur Jateng Di-test Swab Antigen

Untuk resto dan kafe di dalam bioskop juga dapat melakukan Dine in, delivery atau take – away dengan pengaturan maksimal kapasitas dine in adalah 50 persen dan dua orang per meja. Serta menyesuaikan pedoman protokol kesehatan dari Kemenparekraf dan Kemenkes.

Terkait dengan level per kabupaten/kota maka data ini dapat diakses di dashboard Kementerian Kesehatan atau juga di instruksi Menteri Dalam Negeri. Sedangkan data zonasi maka dapat diakses di dashboard Satgas Penanganan Covid-19.

“Keduanya merupakan indikator penilaian resiko daerah yang perlu diperhatikan dan saling terkait,” tutupnya. @fen

Fendy Sy Citrawarga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Performa Shin Tae-yong Positif di Mata PSSI

Kam Nov 11 , 2021
Silahkan bagikanVISI.NEWS | JAKARA – Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan menilai positif performa Shin Tae-yong selama pelatih asal Korea Selatan itu melatih tim nasional Indonesia. Menurut Iriawan di Stadion Madya Gelora Bung Karno, Jakarta, Rabu (10/11/2021), Shin telah meningkatkan performa Timnas Indonesia, termasuk kelompok umur U-19 dan U-23. “PSSI, melalui […]