SatRes Narkoba Polres Purwakarta Musnahkan Barang Bukti Narkotika Jenis Ganja

Editor Dua Tersangka Kasus tindak pidana Narkotika menyaksikan pemusnahan barang bukti jenis Ganja oleh Sat Res Narkoba Polres Purwakarta bersama sejumlah anggota Kejari Purwakarta. /visi.news/dani ramdhani
Silahkan bagikan

VISI.NEWS | PURWAKARTA – Satuan Reserse Narkoba (Satreskoba) Polres Purwakarta melakukan pemusnahan barang bukti dugaan kasus tindak pidana narkotika jenis ganja. Sebanyak 14 batang tanaman ganja dimusnahkan dengan cara dibakar.

“Ini hasil ungkap kasus dengan tersangkanya ada dua orang,” ungkap Kapolres Purwakarta, AKBP Suhardi Hery Haryanto melalui Kasat Reskoba, AKP Budi Suheri, pada Selasa, (21/6/2022).

Menurutnya, tanaman ganja yang dimusnahkan itu memiliki tinggi bervariasi mulai dari 3 hingga 5 cm. Adapun tanaman itu ditanam di polybag hitam ukuran sedang dan kecil.

Budi merinci, barang bukit yang dimusnahkan yakni 1 batang pohon ganja kering tertanam dalam polybag hitam kecil, 2 batang pohon ganja tertanam dalam polybag hitam sedang dan 11 batang pohon ganja tertanam dalam polybag hitam kecil.

“Pemusnahan tanaman ganja ini dilakukan dengan cara dibakar di dalam tong di pelataran parkir Satreskoba Polres Purwakarta. Pemusnahan dilakukan dihadapan kedua tersangka dan pihak Kejaksaan,” Jelas Budi.

Ia menambahkan, sebagian barang bukti disimpan untuk barang bukti di pengadilan nantinya.

“Pemusnahan barang bukti merupakan suatu keharusan. Hal itu karena untuk mengantisipasi penyalahgunaan barang bukti. Kami berharap masyarakat untuk sama-sama membantu aparat penegak hukum dalam memberantas
peredaran narkoba di Kabupaten Purwakarta,” Pungkas AKP Budi Suheri. @der

Baca Juga :  Warga Sragen Mampu Sembelih Ratusan Hewan Kurban dalam 3,5 Jam

M Purnama Alam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Next Post

Awas! KAI Ancam Blacklist Penumpang Pelaku Pelecehan Seksual

Rab Jun 22 , 2022
Silahkan bagikanVISI.NEWS | SOLO – PT Kereta Api Indonesia (KAI) mengambil sikap tegas terhadap penumpang kereta api (KA) yang melakukan perbuatan asusila pelecehan seksual selama dalam perjalanan KA. Penumpang yang melakukan pelecehan seksual tersebut akan dimasukkan dalam blacklist, dan KAI akan memblokir nomor induk kependudukan (NIK)-nya, sehingga tidak dapat menggunakan […]