VISI.NEWS|BANDUNG -Chelsea harus melalui malam yang tidak mudah sebelum memastikan kemenangan tipis 1-0 atas Pafos pada lanjutan Liga Champions, Kamis (22/1/2026) dini hari WIB. Bermain dominan tak serta-merta membuat The Blues leluasa, karena solidnya pertahanan lawan dan performa impresif kiper Pafos memaksa laga berjalan menegangkan hingga babak kedua.
Gol sempat tercipta lebih awal lewat sundulan Enzo Fernandez, namun dianulir wasit. Keputusan tersebut membuat Chelsea kehilangan momentum dan memberi ruang bagi Pafos untuk keluar menekan. Salah satu peluang terbaik tim tamu datang dari sepakan Jaja yang membentur tiang usai mengenai Reece James.
“Kami sebenarnya memulai laga dengan baik, tetapi setelah gol dianulir, ritme sedikit berubah,” ujar Enzo Fernandez usai pertandingan. “Yang terpenting adalah kami tetap tenang dan terus percaya dengan rencana permainan.”
Kebuntuan baru pecah di babak kedua lewat sundulan Moises Caicedo. Gelandang asal Ekuador itu muncul dari lini kedua dan menuntaskan situasi bola mati yang gagal diantisipasi sempurna oleh pertahanan Pafos.
“Saya hanya fokus berada di posisi yang tepat dan memanfaatkan peluang,” kata Moises Caicedo. “Gol ini penting, tapi yang lebih penting adalah kemenangan tim.”
Chelsea sebenarnya terus menekan setelah unggul, namun Jay Gorter tampil gemilang di bawah mistar Pafos. Beberapa peluang bersih gagal berbuah gol, membuat tensi pertandingan tetap tinggi hingga menit-menit akhir.
Di sisi lain, tidak semua pemain Chelsea tampil optimal. Alejandro Garnacho kesulitan menembus pertahanan rapat lawan, sementara Liam Delap nyaris tak mendapat ruang untuk berkembang di lini depan.
“Kami tahu tidak semua laga bisa dimenangkan dengan mudah,” ucap pelatih Chelsea, Enzo Maresca. “Yang saya lihat adalah komitmen pemain untuk terus bekerja sampai gol itu datang.”
Kemenangan ini menjaga peluang Chelsea tetap terbuka di fase grup, meski pekerjaan rumah masih terlihat jelas, terutama dalam efektivitas penyelesaian akhir.@fajar