Fantastik! 10,3 juta Jamaah Salat di Masjid Nabawi Pada 10 Hari Pertama Bulan Ramadhan

Editor Jemaah yang memadati Masjid Nabawi di Kota Madinah pada musim umrah Ramadan tahun ini. /saudigazette.com.sa
Silahkan bagikan

VISI.NEWS | RIYADH — Masjid Nabawi di Madinah telah menjadi saksi besarnya jemaah yang hadir pada Ramadan tahun ini  untuk salat di mesjid tersebut yang mencapai sekitar 10,3 juta jemaah selama sepertiga bulan Ramadan.

Madinah menyambut para jamaah dari berbagai belahan dunia di tengah sistem pelayanan yang diawasi oleh Pemerintah Kota Madinah, karena ada 675.983 pengunjung yang menyambut Nabi SAW, dan kedua sahabatnya, semoga Allah meridhoi mereka.

Apalagi, sekitar 2,3 juta makanan berbuka puasa telah dibagikan kepada orang-orang yang berpuasa, selain menyediakan 1 juta botol air Zamzam.

Badan Masjid Nabawi menerima jamaah selama 24 jam sehari, selain itu dengan memperhitungkan pembukaan atap Masjid Nabawi seiring dengan kepadatan jamaah yang hadir di mesjid tersebut.

Hal itu telah disiapkan oleh pihak berwenang di Masjid Nabawi untuk mengelompokkan jemaah ke dalam alun-alun barat baru jika kapasitas Masjid Nabawi sudah selesai.

Badan tersebut telah melengkapi karpet di dalam Masjid Nabawi sehingga seluruh area masjid  100% sudah tertutup karpet, termasuk juga pelataran dan atapnya, sesuai dengan kepadatan pengunjung dan jamaah.

Pihaknya juga menyiapkan tempat salat dan mengamankan kebutuhan pengunjung seperti Al Quran dan air Zamzam, serta menyiapkan fasilitas dan toilet untuk melayani pengunjung sepanjang waktu.

Perlu disebutkan bahwa agensi telah mengintensifkan persiapannya dalam menyelenggarakan buka puasa bersama di Masjid Nabawi.

Badan tersebut juga menerapkan mekanisme yang diperlukan untuk memfasilitasi masuknya makanan berbuka puasa bagi pria, melalui beberapa gerbang, yaitu: gerbang lama — Bab Al-Rahma 3; gapura 4,5,37 di sisi selatan; gerbang 8,11 di sisi barat; gerbang 34,32 di sisi timur, dan gerbang 21, 17, 19 di sisi utara.

Baca Juga :  Bupati Bandung Silaturahmi dengan Keluarga Besar BPR Kereta Raharja

Sedangkan untuk wanita yang masuk buka puasa ditetapkan melalui area salat timur, gerbang 25 dan 29, dan area salat barat, gerbang 13 dan 17.

Badan ini juga berkontribusi dalam mengatur waktu salat di aplikasi Nusuk, mencatat bahwa masuk ke Raudah Sharif di Masjid Nabawi untuk pria dan wanita yang sekarang diharuskan memegang izin, yang dikeluarkan dari halaman selatan di seberang gerbang 37.

Waktu pengelompokan laki-laki dan perempuan harus mengikuti tanggal berikut: laki-laki dapat mengunjungi Raudah Sharif dari 1 Ramadhan sampai 19 Ramadhan dari pukul 2.30. pagi sampai salat Subuh, kemudian dari jam 11:30 sampai salat Isya.

Wanita dapat mengunjungi Rawdah Sharif setelah salat Subuh hingga pukul 11:00, kemudian dari pukul 23:00 hingga 14:00.

Patut dicatat bahwa polisi dan departemen lalu lintas Madinah bekerja keras untuk memfasilitasi arus lalu lintas, yang terlihat pada sepertiga pertama Ramadan. Kelancaran arus lalu lintas di jalan menuju Masjid Nabawi dan tempat-tempat kunjungan, termasuk Quba. Masjid, Masjid Sayyid Al-Shuhada dan Masjid Al Qiblatayn.

Adapun Kementerian Haji dan Umrah terus bekerja sepanjang waktu untuk menerima dan memandu pengunjung melalui Bandara Pangeran Muhammad Bin Abdulaziz dan pelabuhan darat, dengan tujuan memfasilitasi kepulangan jemaah ke tempat tinggal mereka.@mpa/saudigazette

M Purnama Alam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Ke Jawa Timur, Presiden Jokowi akan Kunjungi Pasar Tuban dan Tanam Padi

Kam Apr 6 , 2023
Silahkan bagikanVISI.NEWS | JAKARTA – Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) dan Ibu Iriana Joko Widodo melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Jawa Timur pada Kamis (6/4/2023). Dengan menggunakan pesawat kepresidenan Indonesia-1, Presiden tiba di Bandara Internasional Juanda, Kabupaten Sidoarjo, sekitar pukul 08.00 WIB. Di Bandara Internasional Juanda, Presiden dan Ibu Iriana […]