Sebut Ace Tidak Miliki Persetujuan dari DPP, Pengamat Minta Mantan PK Belajar Organisasi

Editor Ilustrasi./net
Silahkan bagikan

VISI.NEWS | JAKARTA – Etos Indonesia Institute menyayangkan pernyataan salah satu mantan Ketua PK Partai Golkar yang menilai pelantikan Ade Puspitasari sebagai Ketua DPD Golkar Kota Bekasi periode 2020-2025 menyalahi aturan.

Penyataan mantan PK  yang menuding Ace Hasan selaku Ketua DPD I Partai Golkar Jawa Barat tidak mendapatkan persetujuan tertulis dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) dinilai pernyataan yang ngawur dan tidak mendasar.

“Sebenarnya yang ngomong itu faham masalah organisasi partai tidak sih. Tentunya dalam pelaksanaan Musda DPD Golkar Kota Bekasi ada dasarnya. Dan kami tahu betul kualitas Kang Ace Hasan. Fatsun partai tentunya sudah jelas. Tidaklah mungin DPD Golkar Jabar mengambil kebijakan di luar prosedur,” ujar direktur eksekutif Etos Indonesia Iskandarsyah dalam pernyataannya, Sabtu (6/11/2021).

Dikatakannya, apa yang disampaikan oleh beberapa kader partai yang mempermasalahkan keabsahan Musda itu sangat memalukan.

Oleh karenanya, Iskandar menyarankan agar kader tersebut belajar terlebih dahulu organisasi sebelum berkomentar di media.

Menurut dia, pernyataan Musda yang di nilai cacat hukum dan melanggar AD-ART partai, merupakan tudingan kader yang tidak puas dengan kebijakan organisasi partai politik.

“Kita tahulah, kelompok itu kan sempat mendapat dukungan dari Azis Syamsuddin. Nah saat ini setelah Azis masuk sel KPK mereka-mereka sudah tidak lagi berfatsun. Maka cara lain bagaimana menggangu eksistensi kepengurusan Ade Puspita,” tandas dia.

Dirinya menduga kelompok ini kembali ada yang menggerakkan. Terlebih lagi kelompok ini pada Pileg 2019 lalu tidak lolos, maka bagaimana memainkan isu untuk menggoyang Golkar Kota Bekasi.

“Persoalan Musda sudah selesai dan Ade Puspitasari berhasil menjadi Ketua DPD Golkar secara depinitif. Terlepas dari Ade merupakan putri Wali Kota Bekasi tapi yang jelas sudah melalui mekanisme AD/ART partai,” katanya.

Baca Juga :  Masjid Muncul ke Permukaan di Tengah Surutnya Waduk Jatigede

Iskandar justru menilai jika DPD Golkar Kota Bekasi dipaksakan dipimpin oleh Caleg yang pernah gagal, suara Golkar Kota Bekasi bakal terjun bebas.

“Wong bawa dirinya masuk ke dalam parlemen aja gagal, gimana dia membawa gerbong yang besar. Kita bicara yang realistis aja sekarang,” imbuhnya.

Sekedar diketahui, pada Musda Kota Bekasi yang digelar di Graha Bintang, Cimuning, pada 29 September 2021, Ade Puspitasari menang secara mutlak dengan aklamasi.

Pada Jumat 5 November, Ade Puspitasari dilantik dan dikukuhkan menjadi ketua DPD Golkar periode 2020-2025 mendatang. @mpa/r

M Purnama Alam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

HUT ke 27 YSS, Bonek Berikan Cinderamata kepada Kapolrestabes Surabaya

Ming Nov 7 , 2021
Silahkan bagikanVISI.NEWS | SURABAYA – Yayasan Suporter Surabaya (YSS) merayakan unniversary ke 27 tahun, Sabtu (6/11/2021), siang dihadiri oleh ratusan Bonek dari berbagai Tribun di Surabaya. Ada yang lain dalam perayaan hari jadi (ulang tahun) YSS ini. Acara diisi dengan penampilan grup hadrah, ceramah agama serta santunan  ke anak yatim. […]