SEHAT: Kapan Waktu yang Tepat untuk Tes Covid-19?

Editor Ilustrasi. Kapan waktu yang tepat untuk melakukan tes Covid-19?/antara foto/prasetia fauzani/ist.
Silahkan bagikan

VISI.NEWS – Tes swab antigen dan PCR merupakan cara untuk mengkonfirmasi Covid-19. Namun, kapan waktu yang tepat untuk melakukan tes Covid-19 ini?

Lonjakan kasus Covid-19 yang terjadi selama beberapa waktu belakangan membuat setiap orang jadi lebih waspada pada penularan. Beberapa orang bahkan melakukan tes antigen berkala untuk memastikan kesehatannya.

Pemeriksaan tes swab antigen serta PCR menjadi cara untuk mengetahui kondisi terkait Covid-19 secara akurat jika dilakukan pada saat yang tepat.

Melansir CNN Indonesia, bagi Anda yang bisa mengakses tes Covid-19 atau antigen, berikut beberapa waktu yang tepat untuk melakukan pemeriksaan.

1. Saat kontak erat dengan pasien positif Covid-19

Saat memiliki kontak erat dengan orang positif Covid-19, Anda tidak perlu menunggu timbulnya gejala awal untuk tes swab.

Idealnya, Anda dapat langsung melakukan tes PCR 3-5 hari setelah kontak terakhir dengan pasien Covid-19.

“Idealnya (melakukan pemeriksaan) 3-5 hari setelah kontak erat dengan pasien positif, atau langsung ketika ada gejala,” kata Dokter Spesialis Paru, Erlang Samoedro, Selasa (21/6/2021).

Dalam jangka waktu tersebut, jika terinfeksi maka Anda sedang dalam masa inkubasi virus.

Terlalu awal melakukan pemeriksaan bisa membuat hasil tidak akurat. Jumlah material genetik (CT Value) virus SARS-CoV-2 bisa saja lebih sedikit sehingga tidak terdeteksi oleh pemeriksaan antigen.

2. Saat timbul gejala ketika isolasi mandiri

Dokter Spesialis Penyakit Dalam RA Adaninggar mengatakan, tes Covid-19 juga sebaiknya segera dilakukan ketika timbul gejala meski sudah melakukan isolasi mandiri selama 14 hari.

Hal tersebut dikarenakan hasil awal mungkin saja bisa negatif karena CT value yang rendah. Pada saat itu, terjadi masa inkubasi selama 14 hari, sehingga gejala baru muncul setelahnya.

Baca Juga :  Moeldoko Ucapkan Amin atas Elektabilitas Partai Demokrat Naik

“Bila muncul gejala setelah isolasi mandiri selesai, dan masih dalam masa inkubasi virus 14 hari, segera tes swab PCR atau antigen ulang,” kata Adaning, Selasa (22/6).

3. Orang sakit yang akan menerima vaksin Covid-19

Menurut Adaning, pemeriksaan Covid-19 pada orang yang akan menerima vaksin sebetulnya tidak dibutuhkan.

Pemeriksaan swab antigen atau PCR sebelum vaksinasi dinilai tidak efektif dan tidak efisien dilakukan pada semua orang yang akan menerima vaksin. Hanya orang tertentu yang perlu melakukan tes Covid-19 sebelum vaksinasi.

“Pemeriksaan swab antigen atau PCR sebelum vaksinasi boleh dilakukan pada orang yang sedang sakit bergejala, diguga Covid-19, dan berstatus kontak erat,” katanya.

4. Saat akan bepergian

Bepergian di masa pandemi Covid-19 tidak disarankan karena dikhawatirkan virus ditularkan dari orang saat dalam perjalanan.

Namun jika mendesak, maka bepergian diperbolehkan dengan syarat ketat. Salah satu syaratnya adalah dengan melampirkan keterangan negatif Covid-19 berdasarkan pemeriksaan antigen, PCR, atau GeNose.

Tes Covid-19 bagi orang bepergian idealnya dilakukan sehari sebelum bepergian, dan sehari sebelum kepulangan ke tempat awal.

Sebaiknya, tes kembali dilakukan setelah menjalani isolasi mandiri usai bepergian demi memastikan kesehatan Anda. @fen

Fendy Sy Citrawarga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

SELEB: 2 Minggu Sakit Covid-19, Rossa Alami Kerugian Hingga Rp 1 Miliar

Rab Jun 23 , 2021
Silahkan bagikanVISI.NEWS – Penyanyi Rossa membuat pengakuan mengejutkan. Bagaimana tidak, dia menyatakan bahwa rugi Rp 1 miliar setelah dinyatakan positif terinfeksi virus corona atau Covid-19. Hal itu terungkap dalam video ‘ROSSA AJAK PAK GUN BALIKAN ?? APA SYARATNYA ??’ yang dibagikan akun YouTube Ivan Gunawan belum lama ini. Awalnya, Igun sapaan Ivan Gunawan, bertanya […]