SEHAT: Puasa Bantu Turunkan Tekanan Darah Tinggi, Ini Buktinya!

Editor Ilustrasi puasa./shutterstock /via suara.com/ist
Silahkan bagikan

VISI.NEWS – Puasa memberikan banyak manfaat kesehatan tak terduga, termasuk mengontrol tekanan darah tinggi. Para peneliti pun menemukan puasa bisa menurunkan tekanan darah tinggi dengan membentuk kembali mikrobiota usus.

Perlu dipahami tekanan darah tinggi adalah suatu kondisi yang meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke. Tekanan darah tinggi ini terjadi akibat disbiosis usus, yang juga bisa memicu dampak buruk lain pada kesehatan tubuh.

Dr David J Durgan dan rekannya di Baylor College of Medicine pun mencari tahu manfaat puasa untuk menurunkan tekanan darah tinggi dengan melibatkan hewan. Hasil penelitian mereka menunjukkan bahwa gangguan microbiota usus, yang dikenal sebagai disbiosis usus bisa berdampak buruk pada tekanan darah.

Dr David, asisten profesor anestologi di Baylor, mengatakan studi mereka sebelumnya menunjukkan bahwa komposisi microbiota usus pada hewan yang hipertensi, seperti tikus rawan stroke, berbeda dengan hewan yang memiliki tekanan darah normal.

Para peneliti juga telah menemukan bahwa transplantasi microbiota usus disbiotik dari hewan yang hipertensi menjadi normotensive (memiliki tekanan darah yang sehat).

“Hasil ini menunjukkan bahwa disbiosis usus bukan hanya dampak dari hipertensi, tetapi juga bisa menjadi sumber penyebabnya,” kata Dr David dikutip dari Health Shots seperti dilansir Suara.com .

Mulanya, mereka mengamati potensi manipulasi microbiota disbiotik usus bisa mencegah hipertensi atau tidak. Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa puasa salah sattu pendorong Utama komposisi microbiota usus dan pemicu efek kardiovaskular. Tapi, studi ini tidak memberikan bukti yang jelas mengenai hubungan antara mikrobiotak usus dengan tekanan darah tinggi.

Lalu, mereka berusaha mencari tahu tentang potensi microbiota usus mengatur tekanan darah. Pada pengamatan kedua ini, mereka menerapkan analisis urutan seluruh genom dari microbiota dan analisis metabolomic plasma serta luminal gastrointestinal.

Baca Juga :  Ajang "45th International Famous Furniture Fair (Dongguan)" Jadi Sarana Pertemuan bagi Industri Desain dan Furnitur Rumah di Seluruh Dunia

Di antara perubahan yang kami amati, perubahan metabolisme asam empedu menonjol sebagai mediator potensial tekanan darah,” kata Dr David.

Tim peneliti menemukan bahwa hewan hipertensi yang disebut makan biasanya memiliki asam empedu lebih rendah dalam sirkulasi darah dibandingkan hewan normotensi.

Di sisi lain, hewan hipertensi yang menjalani puasa memiliki lebih banyak asam empedu dalam sirkulasi darah.

Temuan ini melengkapi informasi bahwa asam kolat dan asam empedu membantu menurunkan tekanan darah secara signifikan pada hewan yang hipertensi.

Secara keseluruhan, penelitian ini menunjukkan bukti bahwa puasa bisa mengurangi tekanan darah tinggi dengan membentuk kembali komposisi microbiota usus.

Selain itu, penelitian ini juga memberikan bukti bahwa dysbiosis usus berkontribusi pada hipertensi dengan mengubah pensinyalan asam empedu. @fen

Fendy Sy Citrawarga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Next Post

Bupati Launching Pengerukan Sungai Citarik

Sab Mei 1 , 2021
Silahkan bagikan Kang DS, “Implementasi Salah Satu Prioritas Program 99 Hari Kerja Kami” VISI.NEWS – Bupati Bandung Dadang Supriatna melaunching pengerukan Sungai Citarik, yang berlokasi di Desa Panenjoan Kecamatan Cicalengka, Sabtu (1/5/2021). Ia mengatakan, launching yang dilakukan bukan sekadar seremonial, karena akan ditindaklanjuti kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) mingguan. “Saya […]