VISI.NEWS – Kepala Badan Kepegawaian Dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Bandung, H. Wawan A. Ridwan mengatakan sekitar 306 orang lolos menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). Dari total yang lolos menjadi CPNS, ada sekitar 136 merupakan tenaga medis.
“Formasi yang ada di Kabupaten Bandung itu ada 309 yah. Tapi ternyata yang diterima itu 306. Ada tiga formasi yang tidak terisi karena memang beberapa pelamar tidak masuk passing grade berkaitan seleksi CPNS. Ya ini sama pusat dikosongkan, tidak diisi pelamar,” kata Kepala BKPSDM Wawan A. Ridwan saat dihubungi wartawan diruang kerjanya, kemarin di Soreang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, kemarin siang.
Menurutnya, ada 3 formasi yang kosong dari total yang diajukan ke Kemenpan-RB yakni 309 formasi. Dari 306 formasi yang terisi tersebut di antaranya terdiri dari 53 orang tenaga pendidik, 136 tenaga kesehatan dan 170 tenaga teknis.
“Dari 306 ini, tenaga pendidik 53 orang, tenaga kesehatan 136 orang dan tenaga teknis 170 orang,” jelasnya.
Kata Wawan, di tengah penyebaran virus Corona saat ini, bertambahnya tenaga kesehatan dinilai tepat. Meskipun lanjut Wawan, angka tersebut muncul karena tenaga kesehatan di Kabupaten Bandung yang masih minim.
Sambung Wawan, tenaga kesehatan menjadi prioritas utama untuk di kabupaten Bandung. Memang kebetulan formasi yang masih banyak kosong itu di tenaga kesehatan yang belum terisi oleh P3K dan PNS yang ada.
“Saya kira itu kan jauh-jauh hari kita sudah berikan usulan ke Menpan-RB berkaitan formasi yang terjadi kekosongan di Kabupaten Bandung khususnya tenaga kesehatan, dan tidak ada kaitannya dengan Covid,” tuturnya.
Wawan menambahkan, belum ada informasi detail terkait kapan CPNS yang baru ini akan mulai bekerja. Namun, dirinya berharap agar mereka mampu beradaptasi dengan kondisi penyebaran virus Corona yang saat ini terjadi di tengah masyarakat dan lingkungan pemerintahan.
Kata Wawan, sekarang kan baru pengumuman, kemudian ada upload dokumen digital oleh masing-masing yang dinyatakan lulus. Kemudian nanti ada NIP yang akan diterbitkan oleh BKN
“Apakah per Januari ini atau Desember kita masih menunggu. Kalau Desember 2020 dia sudah mulai bekerja kalau Januari berarti 2021 mulai bekerja,” ucapnya.
Sambung Wawan, dirinya mengira CPNS yang baru ini sudah terseleksi dengan baik oleh sistem rekrutmen CPNS. Diharapkan yang bersangkutan bisa menyesuaikan dengan kondisi situasi pemerintah yang sedang menghadapi kondisi Covid.
“Kemudian CPNS yang baru juga bisa menyesuaikan dengan kondisi pemerintahan di Kabupaten Bandung baik dari sisi ke wilayah, kultur dan kemasyarakatan. Termasuk tantangan ke depan bagaimana Kabupaten Bandung ini bisa lebih maju dan berdaya saing,” pungkasnya. @yus