Sekolah Tatap Muka Juli 2021 Harus Disiapkan dengan Matang

Editor Suasana reses anggota DPRD Kab Bandung Maulana Fahmi./visi.news/budimantara.
Silahkan bagikan

VISI.NEWS – Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Bandung dari Fraksi PKS, Maulana Fahmi menyikapi rencana pemerintah yang akan melaksanakan kebijakan sekolah tatap muka pada Juli 2021. Kesiapan sekolah tatap muka itu berkaitan dengan kondisi pandemi Covid-19 masih meĺanda.

“Saya pikir rencana sekolah tatap muka pada Juli 2021 mendatang harus disiapkan dengan matang,” kata Maulana Fahmi pada acara reses yang menghadirkan sejumlah warga dari berbagai unsur, di Jalan Teratai Raya, Kelurahan Rancaekek Kencana, Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung, Sabtu (27/3/2021).

Menurut Maulana, yang harus dipersiapkan secara matang itu di antaranya infrastruktur.

“Kesiapan infrastruktur di sekolah dipastikan ada, di antaranya menyiapkan protokol kesehatan Covid-19 dalam hal ini menyiapkan masker untuk para guru dan siswa. Selain itu menyiapkan infrastruktur untuk tempat cuci tangan pakai sabun dan hand sanitizer spray,” ungkapnya.

Ia juga mengungkapkan, untuk menghidupi sekolah tatap muka itu, secara bertahap guru maupun tenaga honorer dan guru swasta serta anggota PGRI sudah mengikuti vaksinasi Covid-19.

“Pelaksanaan vaksinasi terhadap para siswa juga harus menjadi pertimbangan untuk memberikan rasa nyaman kepada para guru maupun para siswa dalam melaksanakan sekolah tatap muka,” tuturnya.

Yang lebih penting, imbuh Maulana Fahmi, dalam pelaksanaan sekolah tatap muka itu dalam pelaksanaannya sesuai dengan mekanisme pembelajaran yang tetap menerapkan protokol kesehatan Covid-19.

“Durasi atau waktu pembelajaran sekolahnya dilaksanakan secara bertahap, misalnya belajar/sekolah pagi dan siang. Supaya para siswa yang mengikuti sekolah tatap muka tak terlalu banyak,” katanya.

Di samping itu, imbuhnya, para guru juga bisa mengingatkan para siswa dalam pelaksanaan belajar mengajar tetap menerapkan protokol kesehatan Covid-19.

Baca Juga :  Beri Pembekalan Kepada Belasan Ribu Saksi TPS, Tim NU Pasti Gunakan Standar dari Badan Saksi Nasional

“Yang penting dalam proses pembelajaran tatap muka atau kegiatan pendidikan itu mengutamakan keselamatan dan keamanan para siswa dan guru. Dan diharapkan tak ada kluster baru Covid-19,” ujarnya.

Lebih lanjut Maulana Fahmi mengatakan, untuk kesiapan pembelajaran tatap muka Juli 2021 mendatang, bisa memanfaatkan dana BOS (bantuan operasional sekolah). Bahkan penggunaan dana BOS itu sudah diatur oleh Kementerian Pendidikan RI, khususnya dalam proses penanganan Covid-19 di sekolah.

Misalnya, dana BOS itu untuk pengadaan hand sanitizer, tempat cuci tangan maupun masker.

“Itu dianggarkan dari dana BOS. Dengan harapan dalam proses pembelajaran di sekolah aman,” ujarnya. @bud

Fendy Sy Citrawarga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Next Post

Yayat Sudayat Sapa Masyarakat melalui Reses

Ming Mar 28 , 2021
Silahkan bagikanVISI.NEWS – Wakil Ketua Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bandung dari Fraksi Demokrat, Yayat Sudayat yang biasa disapa Abah Yayat melaksanakan kegiatan reses masa sidang II Tahun 2021, di GOR Desa Linggar, Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung, Sabtu (27/3/2021). Menurut Yayat, masa reses merupakan kegiatan anggota dewan […]