Selama WFH Masa PPKM Absensi ASN Pemkot Solo Cukup dengan Vicall

Editor :
Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo, didampingi Wakil Wali Kota Solo, Achmad Purnomo, menyerahkan SK pengangkatan ASN baru secara simbolis di lingkungan Pemkot Solo./visi.news/tok suwarto.

Silahkan bagikan

VISI.NEWS – Hari pertama diberlakukannya peraturan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di Kota Solo, Senin (11/1/2021), Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo, langsung menggelar apel secara virtual yang diikuti seluruh jajaran aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkot Solo.

Hanya sebagian kecil ASN yang bertugas di kantor sehingga saat digelarnya apel virtual tersebut kawasan Balai Kota Solo tampak lebih sepi dibanding hari-hari biasa.

Sedangkan sebagian besar ASN yang bekerja di rumah atau work from home (WFH), tetap wajib mengikuti apel seperti yang dilaksanakan setiap Senin pagi menggunakan handphone (HP).

“ASN yang bertugas di kantor setiap organisasi perangkat daerah (OPD) maksimal 25 persen dari total pegawai. Semua diatur kepada OPD masing-masing. Termasuk pegawai yang WFH, semua harus tetap siap menjalankan tugas seperti kalau masuk kantor. Mereka harus mengenakan pakai dinas keki dan absen dengan vicall pakai HP,” ujar Wali Kota Solo yang akrab disapa Rudy kepada wartawan, di kantornya.

Pada siang harinya, Rudy secara khusus menyerahkan surat keputusan (SK) pengangkatan ASN baru hasil penjaringan dalam seleksi tahun 2020 lalu.

Jumlah ASN baru yang menerima SK tercatat sebanyak 401 orang, terdiri dari 147 orang guru, 135 orang tenaga kesehatan, dan 119 orang tenaga teknis dan lain-lain.

Penyerahan SK tersebut, dilakukan wali kota Solo secara luring dan daring. Sebanyak 50 orang ASN baru yang mewakili ketiga bidang tersebut, menerima SK secara langsung atau luring di Pendhapi Gedhe Balai Kota Solo.

Sedangkan ASN sisanya menerima SK secara virtual yang mengikuti acara penyerahan di rumah masing masing.

Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo, menjelaskan, dia tetap menyerahkan SK pengangkatan ASN tersebut pada masa awal diberlakukan PPKM karena tidak mungkin menunggu sampai berakhirnya PPKM tanggal 25 Januari 2021 mendatang yang bisa berpengaruh terhadap isi keputusannya.

Baca Juga :  "Budak" Bandung Ini Siap Main Maksimal Bersama Timnas U-19 Indonesia vs Macedonia Utara Malam Nanti

“SK itu ibaratnya nyawa bagi ASN. Sehingga tidak mungkin penyerahannya menunggu setelah PPKM. Kalau diserahkan setelah tanggal 25 Januari nanti bunyinya akan berbeda,” jelasnya.

Dalam menerapkan protokol kesehatan, menurut Rudy, penyerahan SK pengangkatan kepada ASN baru yang jumlahnya cukup banyak dilakukan di beberapa tempat. Sebanyak 50 orang ASN yang mengikuti upacara di Balai Kota, secara simbolis menerima SK mewakili ASN lain yang menerima secara virtual dan mengikuti jalannya upacara di rumah masing masing. @tok

Fendy Sy Citrawarga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Ini Penjelasan KPU Kab. Tasik Terkait Rekomendasi Bawaslu Diskualifikasi Petahana

Sen Jan 11 , 2021
Silahkan bagikanVISI.NEWS – KPU Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat telah menindaklanjuti rekomendasi Bawaslu yang meminta calon petahana nomor urut 2 yakni Ade Sugianto didiskualifikasi. Hasil dari tindak lanjut KPU Kabupaten Tasikmalaya menyatakan pasangan Ade Sugianto dan Cecep Nurul Yakin tidak terbukti melanggar administrasi. Hal tersebut disampaikan KPU Kabupaten Tasikmalaya dalam press […]