SELEB: Enno Lerian, Penyanyi Cilik Era 90-an yang Kini Jadi Penyiar Radio

Editor Enno Lerian, penyanyi cilik era 90-an yang kini jadi penyiar radio./foto/instagram/via sindonews.com/ist.
Silahkan bagikan

VISI.NEWS – Enno Lerian merupakan penyanyi cilik era 90-an . Enno mulai terkenal saat dirinya membawakan lagu Si Nyamuk Nakal, saat itu usianya baru 9 tahun. Ia langsung menjadi idola anak-anak.

Selain Si Nyamuk Nakal, perempuan 37 tahun tersebut juga terkenal lewat lagu Dakocan, Semua Ada Disini, Dudidam hingga Oioio serta 3 album lagu muslim Salaman, Ikut Lebaran, dan yang terakhir bertema belajar mengaji.

Enno juga dipercaya menjadi pembawa acara Enno Ceria di salah satu stasiun televisi swasta dan berperan dalam sinetron Deru Debu. Berbagai penghargaan pun diraih pemilik nama asli Dwi Retno Rahastri Lerian itu.

Seperti halnya Penyanyi Favorit Pilihan Pemirsa VAN (Video Anak Anteve) tahun 1997, Pembawa Acara Terbaik Panasonic Awards tahun 1997 dan Penyanyi Terbaik dari Anugerah Musik Indonesia tahun 1997.

Setelah beranjak dewasa, nama ibu empat anak itu mulai tenggelam. Beberapa kali Enno muncul di dunia hiburan meski bukan sebagai penyanyi. Ia juga pernah menjadi dubber untuk suara Serene di film animasi Homeland dan berperan sebagai Wulan di sinetron Bintang Rumah Susun.

Istri Priambodo Soesetyo itu pun sempat mengungkapkan kerinduannya. Lewat Instagram pribadi, Enno membagikan foto kenangan saat menjadi penyanyi cilik. Meski kariernya moncer sebagai penyanyi cilik, ia mengaku menjadi penyiar radio merupakan impiannya sejak kecil.

“Pernah ragu sama mimpi yg ingin digapai tapi rasanya kok gak terwujud juga ya?? Jujur aku lupa, kalau gak mamaku @sambaluthie yang jadi pendengar setia anaknya setiap siaran, aku lupa pernah bermimpi ingin jadi penyiar..,” tulis Enno dikutip Jumat (13/8), seperti dilansir Sidonews.com.

“Tapi kalau ditanya kenapa emangnya kok ingin jadi penyiar? Dari zaman SMP setiap pagi di jalan menuju sekolah kok jatuh hati banget setiap dengerin penyiar siaran di radio, dan dalam hati duh pengen deh jadi penyiar,” sambungnya.

Baca Juga :  Kapolsek Margahayu: Jumlah Warga Terkonfirmasi Covid Menurun Dratis

Enno yang saat itu masih aktif di dunia hiburan Tanah Air sadar bahwa mudah baginya untuk menjadi penyiar radio. Namun, mimpi Enno baru terwujud saat dirinya sudah menjadi seorang ibu, yang mana dirinya sudah melupakan mimpinya itu.

“Rahasia Allah memang gak ada yg tahu yaa, aku ada di titik seperti ini juga tentu juga karena doa dari mama dan papaku, dan bersyukurnya aku sekarang bisa menjalani pekerjaan yg aku lakukan sepenuh hati..,” tulis Enno lagi.

“Jangan pernah berhenti bermimpi ya, walaupun mungkin kita sudah jadi seorang ibu dengan banyak urusan di rumah dan juga anak-anak, semangat terus buat kita para ibu yaaa, kata siapa mimpi gak bisa terwujud?? Ternyata bisa buibuu,” tandasnya.

Untuk urusan rumah tangga, Enno pernah menikah dengan Muhammad Nayaka Untara pada 21 Maret 2003. Namun keduanya bercerai pada 3 Januari 2006. Dari pernikahan ini mereka dikaruniai seorang anak yang diberi nama Bumi Pradipa Pria Untara pada 25 Juli 2003.

Selepas bercerai, Enno berusaha kembali ke dunia hiburan dengan bermain stripping di sinetron Melati untuk Marvel. Demi penampilannya, pada akhir Juni 2009, ia melakukan operasi untuk menghilangkan tahi lalat dari hidungnya yang telah jadi ciri khasnya selama ini.

Pada tanggal 30 Juli 2011, Enno melepas status jandanya setelah dipinang oleh Priambodo Soesetyo. Dari pernikahan tersebut mereka dikaruniai tiga orang anak yaitu, Abimanyu Praja Soesetyo, Nararya Aliy Soesetyo, dan Gema Tyaga Soesetyo. @fen

Fendy Sy Citrawarga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Bupati Bandung Kukuhkan Anggota Paskibraka 2021

Sen Agu 16 , 2021
Silahkan bagikanVISI.NEWS – Bupati Bandung Dadang Supriatna mengukuhkan 35 anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Tingkat Kabupaten Bandung Tahun 2021 di Gedung Moch. Toha, Soreang, Senin (16/8/2021). Bupati Dadang menuturkan, pengukuhan petugas Upacara HUT ke-76 Republik Indonesia (RI) tahun ini merupakan pengukuhan kedua di tengah pandemi Covid-19. Oleh karena itu, […]