VISI.NEWS | PADANG – Ambisi Semen Padang FC meraih tiga poin di kandang sirna setelah ditaklukkan PSBS Biak dengan skor 1-2 pada pekan kelima BRI Liga Super 2025/2026. Pertandingan berlangsung di Stadion Haji Agus Salim, Padang, Kamis (11/9/2025), di mana tim tamu tampil efektif memanfaatkan peluang meski ditekan sepanjang laga.
Sejak awal pertandingan, Semen Padang tampil dominan. Data Ileague.id mencatat, Kabau Sirah unggul 64 persen penguasaan bola dengan total 23 tembakan, sembilan di antaranya tepat sasaran. Namun, dominasi itu tak mampu diubah menjadi gol hingga babak pertama berakhir tanpa angka.
Memasuki babak kedua, pelatih Eduardo Almeida melakukan tiga pergantian sekaligus untuk meningkatkan daya serang. Meski permainan menjadi lebih agresif, PSBS Biak justru menemukan celah lewat strategi serangan balik. Pada menit ke-73, Luquinhas membuka keunggulan setelah memanfaatkan kesalahan lini belakang Semen Padang.
Hanya berselang tiga menit, PSBS Biak kembali menghukum tuan rumah. Nader Hassan melakukan penetrasi dari sisi kanan dan memberikan umpan matang yang diselesaikan Heri Susanto menjadi gol kedua. Skor 0-2 membuat Semen Padang semakin tertekan di hadapan pendukungnya sendiri.
Tertinggal dua gol, Semen Padang mencoba mengandalkan umpan lambung ke kotak penalti. Namun, disiplin lini pertahanan Biak serta penampilan gemilang kiper Kadu M berhasil menggagalkan peluang-peluang emas tuan rumah. Gol hiburan baru hadir pada masa injury time menit ke-90+5 lewat sepakan bek Rui Rampa.
Pelatih PSBS Biak, Divaldo Alves, mengaku sudah mengantisipasi pola permainan Semen Padang yang gemar melakukan crossing dari sisi lapangan. Ia menekankan timnya bermain sabar dengan low block dan memanfaatkan momentum transisi cepat. Strategi itu terbukti ampuh membawa Biak meraih kemenangan perdana musim ini.
Hasil ini membuat Semen Padang terpuruk ke peringkat 12 klasemen sementara dengan empat poin dari empat laga. Sementara itu, PSBS Biak naik ke posisi 14 dengan raihan empat poin dari lima pertandingan. Bagi Biak, kemenangan ini menjadi titik balik penting setelah rangkaian hasil buruk di awal musim.
@uli