Sepanjang Tahun 2021, Kejati Jabar Terima 33 Aduan Terkait Dugaan Jaksa Nakal

Editor Kepala Kejati Jabar, Asep N Maulana. /visi.news/eko aripyanto
Silahkan bagikan

VISI.NEWS | BANDUNG – Sepanjang tahun 2021, Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Barat (Jabar) mencatat, sebanyak 33 pengaduan masyarakat, terkait adanya dugaan oknum jaksa nakal.

Menyikapi hal tersebut, Kepala Kejati (Kajati) Jabar, Asep N Maulana mengatakan, secara kelembagaan, Kejati telah menindak lanjuti aduan masyarakat tersebut.

“Sesuai data yang tercatat di Kejati, memang benar ada 33 oknum jaksa diduga nakal, dan sudah dilakukan pemeriksaan dan penindakan,” katanya.

Kepada VISI.NEWS, Jumat (31/12/21) petang kemarin, Asep menjelaskan, dari ke 33 oknum jaksa diduga nakal tersebut, satu diantaranya sudah diberikan sanksi disiplin ringan.

“Kejati tidak menindaklanjuti laporan secara keseluruhan, pasalnya pelaporan yang masuk bersifat anonim, namun ada satu oknuk jaksa yang sudah kita berikan sanksi,” jelasnya.

Adapun pelaporan yang telah dilakukan klarifikasi, lanjut Asep, ada sebanyak 14 laporan, kemudian dilkukan inspeksi dan setrusnya jika terbukti melanggar, maka diberikan sanksi.

“Yang di klarifikasi ada 14, Karena dari 33 laporan, kita lihat banyak yang anonim laporannya, maka tidak tindak lanjuti laporan yang tidak lengkap,” ujarnya

Terakhir, Kejati Jabar mengedepankan pembinaan secara proporsional dan transparan terhadap setiap laporan pengaduan yang masuk.

“Intinya adalah, ketika masyarakat melaporkan adanya dugaan penyimpangan yang diduga dilakukan oknum jaksa, maka pasti kami tindaklanjuti,” pungkasnya.@eko

Baca Juga :  Orang Terkaya di Indonesia Makin Bertambah, Ini 10 Daftar Paling Atas

M Purnama Alam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Uang Kompensasi Makam Belum Diterima, WargaTolak Proyek Agrowisata di Pasirjambu

Sab Jan 1 , 2022
Silahkan bagikanVISI.NEWS | CIWIDEY – Warga Desa di Kecamatan Pasirjambu Kabupaten Bandung, mempertanyakan terkait dampak proses pembebasan lahan yang dilakukan oleh PT Wisata Karya Sentosa, khususnya lahan tanah wakaf pemakaman. Kepada VISI.NEWS, Jumat (31/12/21) kemarin, sejumlah warga mengaku keberatan jika tanah wakaf pemakaman turut terdampak oleh proyek agrowisata yang bakal […]