Serpihan Ucapan Menarik Kandidat dari Debat Publik Pilkada Kab. Bandung

Editor Para Paslon Bupati Bandung saat menjawab pertanyaan yang dilontarkan moderator pada debat publik yang berlangsung di Kopo Square, Sabtu (31/10/2020)./visi.news/ist/olah poto
Silahkan bagikan

VISI.NEWS – Dalam debat publik Pilkada Kabupaten Bandung yang berlangsung di Kopo Square, Sabtu (31/10/2020) ada terminologi baru mengenai “debat”. Dalam termonologi Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBB) ‘debat’ artinya pembahasan dan pertukaran pendapat mengenai suatu hal dengan saling memberi alasan untuk mempertahankan pendapat masing-masing.

Bernadheta Ginting yang menjadi pemandu debat mengatakan setiap paslon yang menjawab hanya diberi waktu tiga menit. “Dan, dalam sesi debat kali ini kami tidak memberi kesempatan untuk menyanggah,” ujarnya.

Ucapannya ini sempat banyak ditanggapi di grup media sosial, debat yang tidak boleh menyanggah. Imam Dzohiri menulis status di Grup Fb ‘Suara Keluh Kesah Rakyat Kabupaten Bandung’ (SKKRKB) “…sekedar paparan rangkuman visi misi berganti judul ‘debat publik'”.

Endik dari Giriharja menulis di WAG Visi Inohong Bandung (VIB) “Hmmm.. konsepna rada Ti’is… Debat Atawa Seminar ieu teh??”

Ketua PWI Kabupaten Bandung H. Ragmat Sudarmadji menulis di WAG VIB, “Ieu mah sanes debat, tapi tanya jawab”.

Didi Mainaki dari RRI Bandung menilis, “Debat nuju usum Covid mah kieu pa haji…”

Begitu juga saat Cabup Paslon No. 3 Dadang Supriatna melontarkan pertanyaan yang berkaitan dengan kesejahteraan masyarakat. Salah satunya, kata Dadang, adalah pasar, bagaimana langkah-langkah yang akan dilakukan oleh ibu, dan Bapak Usman Sayogi dalam menghadapai dan menertibkan pasar-pasar yang ada di Kabupaten Bandung. Yang tentunya kita lihat bahwa daerah Sayati perlu perbaikan dan revitalisasi, dan juga Pasar Baleendah, Pasar Majalaya yang tidak kunjung selesai, dan juga Pasar Ciwidey.

Kurnia Agustina yang akrab disapa Teh Nia, menjawab, “Jadi pada intinya bagaimana membenahi pasar kita yang masih jauh dari mumpuni…Belum lama ini saya juga menyambangi Pasar Tradisional Sayati, becek, tidak nyaman, ketika saya bertanya ke ibu-ibu yang sedang berbelanja, senang tidak dengan situasi seperti ini, otomatis semuanya menjawab tidak puas….Saya juga melihat sarana toilet umum yang ada disana belum tertata dengan baik, kemudian juga tidak ditemukan sarana-sarana bermain untuk anak-anak…”

Baca Juga :  Profil Calon Wakil Bupati Bandung No. 1, Usman Sayogi JB, M.Si.

Jawabannya ini membuat Ketua Nasdem Kab. Bandung Agus Yasmin langsung membuat status, dan dibanjiri komentar,  “Alhamdulilah saur ibu hj Nia pasar becek malih tidak nampak pasar ramah anak, saha bu anu nyepeng kakawasan 20 tahun terahir ieu, teu leres pisannya bu, kumaha saur balarea, kitu bu hj nia sasangem dina debat”.

Kepada Paslon nomor dua, Yena Iskandar Ma’soem dan Atep, Dadang Supriatna melontarkan pertanyaan, “Teh Yena sama Kang Atep, tentunya Kabupaten Bandung punya beberapa aset baik aset yang di dalam maupun yang di luar. Kira-kira apa yang akan dilakukan oleh Ibu dan Kang Atep apabila jadi Bupati dan Wakil Bupati Bandung, terima kasih”.

Yena Iskandar Ma’soem, saat diberi kesempatan oleh Bernadheta Ginting untuk menjawab pertanyaan yang dilontarkan Dadang Supriatna itu langsung menjawab, “Baik, terima kasih Pak Asep atas pertanyaannya….Tadi Pak Asep menanyakan…”. Ia baru sadar ketika audien mengingatkannya, “Pak Dadang Supriatna…Seueur nami Pak Asep di Kabupaten Bandung teh…,” ujarnya sambil tangannya menandakan minta maaf ke Dadang Supriatna.

Begitu juga seusai menjawab mengenai kesinambungan program Millennium Developments Goals (MDGs) di Kabupaten Bandung yang dilontarkkan Kurnia Agustina Dadang Naser. Setelah membarikan jawaban dan waktunya masih tersisa, setengah berbisik ia meminta Atep membantu menjawab,”Olahragana” katanya. Dan, Atep  pun langsung menambahkan jawaban Yena.@mpa

M Purnama Alam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Next Post

Klasemen Liga Inggris: Tottenham Kuntit Liverpool

Sen Nov 2 , 2020
Silahkan bagikanVISI.NEWS – Tottenham Hotpur berhasil naik ke peringkat dua klasemen Liga Inggris setelah mengalahkan Brighton, Senin (2/11/2020) dini hari WIB. Mereka kini hanya memiliki selisih dua poin dengan Liverpool yang berada di puncak. Liverpool sukses menggusur Everton dari posisi puncak setelah mengalahkan West Ham United di Anfield, Sabtu (31/11/2020) […]