Setelah Absen 46 Tahun, Wanita Saudi 70 Tahun ini Raih Gelar Sarjana

Editor Salwa Al-Omani, seorang wanita Saudi berusia 70 tahun, lulus dari Universitas Imam Abdul Rahman Bin Faisal dengan gelar sarjana dengan cum laude. /saudigazette
Silahkan bagikan

VISI.NEWS | RIYADH – “Harapan hilang tetapi saya mendapatkannya kembali. Momen kelulusan dan penghormatan saya di mimbar di Universitas Imam Abdul Rahman Bin Faisal sangat mengesankan dan berkesan karena datang setelah penantian panjang selama lebih dari 46 tahun, ” kata Salwa Al-Omani, seorang wanita Saudi berusia 70 tahun, dikutip dari Saudi Gazette, Rabu (7/6/2023).

Dia lulus dari Universitas Imam Abdul Rahman Bin Faisal dengan gelar sarjana dengan pujian atau cum laude.

Al-Omani mengungkapkan kegembiraannya setelah meraih kesuksesan dalam perjuangan panjangnya untuk mendapatkan gelar sarjana, mengatasi semua rintangan berat yang menghalangi.

Kehadiran putri-putrinya di acara wisuda menambah intensitas kegembiraannya. “Ini adalah kenangan yang akan tetap ada di pikiran saya selama saya hidup,” katanya saat berbicara dengan Al-Arabiya.net.

Wanita tua itu menceritakan bagaimana dia berhasil mengatasi tugas berat untuk kembali ke sekolah setelah umur panjang, penuh dengan tantangan.

Al-Omani mengungkapkan bahwa dia lulus dari sekolah menengah dengan nilai yang sangat baik, pada usia 17 tahun. Ketika dia bermaksud untuk mengambil gelar sarjana, dia mendekati universitas dan memperoleh izin pendaftaran resmi untuk mengambil spesialisasi kimia sebagai jurusannya.

Namun, hidupnya berubah secara tiba-tiba karena dia tidak dapat mengejar tujuan pendidikannya di usia dini.

Dia menghubungkan ini dengan pernikahannya dan dorongan lainnya. Namun semangat untuk melanjutkan studi tetap melekat kuat di hati dan pikirannya selama ini.

Al-Omani mengatakan bahwa dia melanjutkan pengejarannya untuk menyelesaikan pendidikannya setelah jeda 46 tahun.

“Pada tahun 2016, saya memulai proses mencari mekanisme untuk kembali ke sekolah lagi untuk menyelesaikan studi saya, tetapi peraturan tidak memungkinkan saya untuk melanjutkan sesuai rencana.

Baca Juga :  No HP Pribadi Kang DS Diretas, Sebarkan Fitnah ke Masyarakat Melalui SMS dan Medsos

“Semangat saya yang kuat dan komunikasi yang terus menerus dengan Dinas Pendidikan di Provinsi Timur memungkinkan saya mendapatkan persetujuan dari Dinas Pendidikan untuk melanjutkan studi,” katanya.

Al-Omani menambahkan, “Ketidakhadiran saya selama 46 tahun dari studi dan hilangnya dokumen resmi untuk membuktikan bahwa saya telah lulus dari sekolah menengah membuktikan penjahat yang menghalangi jalur pendidikan saya.”

Oleh karena itu, pihak berwenang bersikeras bahwa dia harus mengikuti sekolah tahap menengah dan menengah sekali lagi.

Al-Omani belum siap melepaskan hasratnya untuk pendidikan tinggi dan karenanya dia mengikuti kelas untuk ujian sekolah menengah dan menengah dan kemudian bergabung dengan Universitas Imam Abdul Rahman Bin Faisal untuk gelar sarjana sosiologi.@nia

M Purnama Alam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Menteri Haji Saudi: E-Payment Jemaah Haji akan Segera Dihubungkan dengan Sistem Saudi

Rab Jun 7 , 2023
Silahkan bagikanVISI.NEWS | JEDDAH — Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi Dr. Tawfiq Al-Rabiah mengatakan bahwa kementeriannya sedang melakukan studi terkait interkoneksi sistem pembayaran elektronik untuk jamaah dengan sistem yang berlaku di Kerajaan. “Langkah itu akan bertepatan dengan peningkatan jumlah jemaah selama beberapa tahun mendatang,” katanya dikutip dari Saudi Gazette, […]