VISI.NEWS | BANDUNG – Pergerakan Shiba Inu (SHIB) kembali menarik perhatian pelaku pasar kripto. Meski fluktuasi harga terbilang terbatas, data DEXSCREENER menunjukkan aktivitas transaksi SHIB masih sangat padat, menandakan minat beli belum surut di tengah pasar yang relatif stabil.
Pada perdagangan terbaru, SHIB tercatat berada di kisaran USD 0,00000001015 dengan kapitalisasi pasar sekitar USD 6,8 juta. Pergerakan harga dalam 24 jam naik tipis 1,68 persen, meski dalam rentang enam jam terakhir sempat terkoreksi sekitar 2,15 persen.
Menariknya, tekanan jual terlihat sangat minim. Dari total 12.666 transaksi, jumlah pembelian mencapai 12.638 kali, sementara transaksi jual hanya tercatat 28 kali. Rasio ini mengindikasikan dominasi aksi akumulasi oleh pelaku pasar, terutama investor ritel.
Volume perdagangan dalam 24 jam berada di kisaran USD 18 ribu dengan likuiditas mencapai USD 599 ribu di pasangan SHIB/ETH pada jaringan Base melalui Uniswap v4. Likuiditas yang relatif stabil ini membuat pergerakan harga SHIB cenderung terjaga tanpa lonjakan ekstrem.
Dari sisi struktur pasar, jumlah pembeli mencapai 12.631 alamat, jauh melampaui jumlah penjual yang hanya 25 alamat. Data ini memperkuat sinyal bahwa distribusi belum terjadi secara masif, meski harga tidak menunjukkan reli tajam.
SHIB versi ini juga membawa narasi berbeda. Sejak diambil alih komunitas pada 31 Mei 2025, proyek ini mengusung klaim sebagai satu-satunya SHIB yang benar-benar auto-deflationary dan terdesentralisasi, berlawanan dengan versi SHIB di jaringan ETH yang dianggap semakin terpusat.
Narasi “community takeover” menjadi daya tarik utama. Dengan suplai pooled mencapai 37,90 triliun SHIB dan cadangan ETH sekitar 68,59 ETH, komunitas berupaya menjaga stabilitas sekaligus mendorong mekanisme deflasi jangka panjang.
Namun secara teknikal, pergerakan harga SHIB saat ini masih berada dalam fase konsolidasi. Volume yang relatif kecil dan volatilitas rendah menunjukkan pasar tengah menunggu katalis baru untuk menentukan arah berikutnya.
Bagi investor, kondisi ini menempatkan SHIB sebagai aset spekulatif berisiko menengah. Aktivitas beli yang masif memberi sinyal kepercayaan komunitas, tetapi tanpa sentimen kuat, SHIB berpotensi bergerak datar sebelum menentukan arah besar selanjutnya.
@uli