Shopee Liga 1 2020: Ini Revisi Peraturan soal Pemain Asing

Foto./dok. shopee./via detiksport.
Jangan Lupa Bagikan

VISI.NEWS – Regulasi baru Shopee Liga 1 2020 telah terbit. Banyak peraturan yang direvisi dengan alasan penyesuaian pandemi virus corona, salah satunya terkait kualifikasi pemain asing.

Biasanya PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (PT LIB) punya standar tersendiri terkait pemain asing yang hendak bermain di Indonesia. Misalnya, pemain dari Liga Jepang minimal harus bermain di kasta pertama atau kedua di klub sebelumnya.

Sementara pemain-pemain dari Konfederasi UEFA seperti Inggris, Spanyol, atau Italia, boleh berasal dari kompetisi kasta pertama hingga ketiga. Selain itu, pemain asing itu juga wajib bermain sekurang-kurangnya 25 persen pertandingan dari total 1 musim kompetisi di klub asalnya.

Hal-hal di atas diatur dalam Pasal 29 di Regulasi Shopee Liga 1 2020. Nah, PT LIB kini meniadakan persyaratan tersebut dalam regulasi teranyar.

“Pemain asing yang bermain pada lanjutan kompetisi dalam keadaan luar biasa 2020 tidak wajib memenuhi kriteria strata kompetisi dari klub asal,” tulis ayat pertama Pasal 30 dalam regulasi terbaru Shopee Liga 1 2020, seperti dilansir detikSport.

“Pemain asing yang bermain pada lanjutan kompetisi dalam keadaan luar biasa 2020 tidak wajib membuktikan bahwa yang bersangkutan bermain sekurang-kurangnya 25 persen pertandingan dari total pertandingan resmi selama semusim kompetisi,” tulis ayat kedua pasal tersebut.

Dengan begitu, pemain asing yang ingin bermain di Indonesia melalui bursa transfer kedua boleh datang dari mana saja. Misalnya, cuma pemain dari kasta keempat dalam kompetisi sepak bola di Jepang.

Standarisasi kualifikasi pemain asing sudah lumrah diberlakukan di banyak kompetisi sepak bola di seluruh dunia. Seperti di Premier League Inggris yang memberi syarat bahwa pemain asing mesti berasal dari federasi rangking 1-50 di pemeringkatan FIFA.

Adapun bursa transfer kedua buat pemain asing di Indonesia sudah dibuka sejak 21 September hingga 10 Oktober. FIFA mengabulkan permintaan PSSI yang ingin menggeser kalender Transfer Matching System (TMS) dari 20 Juli-19 Agustus ke 21 September-10 Oktober.

PSSI meminta menggeser kalender TMS untuk karena bursa transfer kedua pada 20 Juli-19 Agustus tak terpakai lantaran kompetisi vakum akibat pandemi virus corona. Meski begitu, kenyataannya PT LIB malah membuka bursa transfer kedua kompetisi sepak bola Indonesia pada 1-23 Desember.

Jadi, meski pemain asing nantinya sudah didatangkan pada 21 September-10 Oktober, mereka baru bisa bermain di Shopee Liga 1 2020 mulai 1-23 Desember. @fen

Fendy Sy Citrawarga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

FAMB Dukung Paslon yang Siap Akselerasi Pembangunan di Kab. Bandung

Jum Sep 25 , 2020
Jangan Lupa BagikanVISI.NEWS – Menghadapi proses pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak Kab.Bandung, Forum Aspirasi Masyarakat Bersatu (FAMB) telah menyusun kekuatan masyarakat untuk turut menyukseskan jalannya pelaksanaan Pilkada berjalan lancar, tertib, aman dan terkendali. Ketua Umum FAMB Asep Kartika mengatakan bahwa forum initerbentuk sepuluh bulan yang lalu, yang penggagas/pendirinya terdiri dari […]