Sidang Kasus Penyelundupan 1 Ton Lebih Sabu Ditunda, Ira Mambo : Ada Gangguan Teknis, Digelar Kembali Minggu Depan

Editor Kuasa hukum empat orang terdakwa kasus penyelundupan 1 ton lebih dabu di Pangandaran, Ira Mambo, Selasa (27/9/22). /eko aripyanto
Silahkan bagikan

VISI.NEWS |BANDUNG – Empat terdakwa kasus penyelundupan narkotika jenis sabu sebanyak 1 ton lebih, kembali ditunda untuk disidangkan di Pengadilan Negeri (PN) Bandung, Selasa (27/9/22).

Ke empat terdakwa yakni Hendra Mulyana, Mahmud Barahui, Andri Herdiansyah dan Heri Herdiana mejalani sidang pemeriksaan saksi atas dirinya masing-masing kaitan dengan perkara yang dihadapinya.

“Hari ini klien kami seharusnya kembali disidangkan, namun karena persoalan tekhnis (gangguan jaringan) jadi sidang ditunda dan digelar kembali pekan depan,” kata Kuasa Hukum empat orang terdakwa, Ira Mambo.

Sebelumnya, pada sidang kali ini, dua orang terdakwa yakni Hendra dan Barahui, sempat diperiksa di hadapan Majelis Hakim yang diketuai oleh Syarif SH.MH, namun pernyataan kedua terdakwa tersebut tidak jelas.

“Tadi Hendra dan Barahui sempat diperiksa, tapi ga jelas suaranya, mungkin karena jaringan yang jelek, sehingga sidang online perkara penyelundupan 1 ton lebih sabu di Pangandaran Jabar ini ditunda,” katanya.

Sebelumnya, Ira Mambo menjelaskan, sejumlah saksi diantaranya Niki Sansan (keponakan terdakwa Hendara) dan pacar (terdakwa Baharui) serta para penjaga di pos 1, pos 2 dan pos 3 telah diperiksa Majelis Hakim.

“Kaitan dengan Niki Sansan, dia waktu itu turut diamankan Kepolisian Polda Jabar, karena ketika penangkapan, yang bersangkutan ada di lokasi kejadian atau TKP,” jelasnya.

Menurut keterangan Niki Sansan, pihaknya mengaku mengetahui adanya kegiatan pemindahan barang bukti sabu sebanyak 66 karung dari kapal ke 3 unit mobil, namun masih menurut pengakuan Niki bahwa pihaknya tidak mengetahui isi karung tersebut.

“Jadi Niki ini diajak terdakwa Hendra untuk kemping di Pantai Madasari Pangandaran, namun dia mengaku tidak tahu jika saat itu Hendra bersama rekannya menyelundupkan sabu,” ungkap Ira Mambo.

Baca Juga :  Orang Enggan Divaksinasi Cenderung Rendah Terapkan Prokes

Terakhir, dalam sidang dakwaan, perbuatan para terdakwa didakwa dengan pasal 114 ayat (2) jo Pasal 132 ayat (1) Undang Undang R.I Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotik dengan ancaman hukuman mati atau seumur hidup.

“Subsidiair pidana dalam Pasal 113 Ayat (2) Jo Pasal 132 Ayat (1) Undang Undang R.I Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika,” pungkasnya.@eko

M Purnama Alam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Kedua Kalinya, Rancasari Panen 7 Ton Beras dari IP 400

Sel Sep 27 , 2022
Silahkan bagikanVISI.NEWS | KOTA BANDUNG – Bertepatan dengan Hari Tani Nasional dan Hari Jadi Kota Bandung (HJKB) 212, Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) menyelenggarakan Panen Raya Padi Program IP400 di Kelurahan Cipamokolan, Kecamatan Rancasari, Senin 26 September 2022. Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Holtikultura DKPP Kota Bandung, Eva Yosida […]