VISI.NEWS | SUKABUMI – Sebanyak 25 siswa SDN 2 Cidadap, Kecamatan Cidadap, Kabupaten Sukabumi mengalami mual, pusing hingga sesak napas setelah menyantap kerang hijau rebus yang dibeli dari pedagang keliling.
Camat Cidadap, Azwar Fauzi mengatakan peristiwa tersebut terjadi pada Senin (1/12/2025). Para siswa mengonsumsi kerang sekitar pukul 08.30 WIB, kemudian sekitar pukul 09.00 WIB mulai mengeluhkan mual, pusing, sakit perut, sesak napas hingga mencret.
Pihak sekolah langsung membawa para siswa ke puskesmas untuk mendapatkan penanganan medis.
“Di puskesmas dilakukan tindakan kayak ada yang diinfus 11 orang kemudian diberi obat-obatan, kalau yang 14 orang diberi obat saja dan dipantau. Tidak ada yang dirujuk, semuanya Alhamdulillah kembali lagi ke rumahnya masing-masing,” ujar Azwar.
Azwar mengimbau para orang tua agar segera menghubungi puskesmas jika siswa kembali mengeluhkan gejala serupa.
Ia memastikan tidak ada siswa dari sekolah lain yang menjadi korban dugaan keracunan. Menurut dia, seluruh kerang yang dijual habis terjual di SDN 2 Cidadap.
Puskesmas juga telah mengambil sampel makanan yang dikonsumsi siswa untuk dikirim ke laboratorium guna memastikan penyebab dugaan keracunan.
Forkopimcam Cidadap turut menelusuri penjual kerang tersebut. Hasil penelusuran menunjukkan pedagang tersebut mengontrak di wilayah Baros, Sagaranten. Kerang itu bukan miliknya, dia hanya sebagai penjual saja.
“Kita dari Forkopimcam menelusuri terus mendalami ke yang bersangkutan yang jualan, dan tadi itu dibawa ke polsek yang jualan. Dan itu juga bukan milik dia sebetulnya, dia hanya buruh jual saja,” ujarnya. @andri












