SKETSA | Will Smith

Silahkan bagikan

Oleh Syakieb Sungkar

“JADA I love you, ‘G.I. Jane 2,’ tidak sabar untuk melihatnya,” kata Chris Rock saat menyerahkan penghargaan untuk film dokumenter terbaik. Will Smith kemudian berjalan ke atas panggung, menampar Chris Rock, berjalan kembali ke tempat duduknya dan berteriak pada Chris, “Jangan sebut-sebut nama istriku dari mulut sialanmu itu !” Tidak jelas apakah Chris sadar bahwa Jada Pinkett Smith sedang menderita alopecia, yaitu kerontokan rambut karena penyakit auto imun.

Gambar 1 – Adegan Will Smith menampar Chris Rock di panggung Oscar.

Seharusnya peristiwa di akhir Maret itu menjadikan moment kebahagiaan bagi Will Smith. Setelah kemenangannya menjadi aktor terbaik dalam perannya sebagai “King Richard”. Tetapi dengan kelakuan Will malam itu, studio film akan berpikir ulang untuk bekerja sama dengan aktor tersebut, atau setidaknya menunda proyek ke depan yang sedang direncanakan. Seperti yang dikatakan oleh Scott Mendelson dari Forbes, “insiden Oscar semalam menghancurkan citra 30 tahun yang dibuatnya dengan hati-hati, yaitu karismanya sebagai bintang film yang mudah didekati, tidak berbahaya, dan selalu aktif.” Masih kurang jelas bagaimana nasib Will Smith ke depan, walau ia kemudian telah meminta maaf kepada Chris Rock secara terbuka dan mengundurkan diri dari Academy atau ajang Oscar. Apa artinya mengundurkan diri? Tidak main film lagi? Nampaknya emosi sesaat dapat membuat hidupnya sulit selama-lamanya.

Menjadi aktor Hollywood memang harus hati-hati. Salah ucap atau salah bertindak, bisa fatal. Dahulu Megan Fox, bintang seksi dalam film “Transformer” yang terkenal itu, pernah mengatakan “Hollywood dikuasai mafia Yahudi.” Ucapan tersebut dianggap rasialis dan semua perusahaan film Hollywood tidak mau lagi memasang Megan sebagai bintangnya. Bahkan Steven Spielberg, sutradara keturunan Yahudi yang ‘bijaksana’ itu, ikut marah. Karir Megan Fox kemudian pudar, dan ia baru muncul kembali ke pemberitaan 10 tahun kemudian, setelah berpacaran dengan brondong terkenal, penyanyi musik Rap, Machine Gun Kelly. Suatu peristiwa yang layak tayang dan menjadi santapan pers: seorang tante yang sudah punya anak tiga main cinta dengan anak muda. Kalau di Indonesia ibaratnya Sophia Latjuba pacaran dengan Ariel Noah.

Baca Juga :  Jumlah Korban Meninggal Akibat Longsor di Sumedang Bertambah 2 Orang

Beberapa hari setelah acara pembagian piala Oscar, Academy of Motion Picture Arts & Sciences mengumumkan bahwa mereka telah “memulai proses pendisiplinan” terhadap Smith. Walau aktor tersebut telah mengundurkan diri dari Academy, presidennya – David Rubin – mengatakan bahwa, Smith telah melakukan pelanggaran Standar Perilaku dan Academy akan terus melanjutkan proses disipliner yang dapat berupa pengusiran permanen. Artinya Will Smith tidak bisa bermain film untuk seterusnya. Gawat yah.

Chris Rock masih belum berkomentar sejauh ini soal ‘insiden penabokannya’ minggu lalu. Ia cuma mengatakan, sebagai pembawa acara – lelucon-lelucon yang ditampilkannya di panggung sudah ditulis, dipersiapkan dan dipikirkan jauh sebelumnya. Sejauh pengamatan saya, menganalogikan Jada Pinkett Smith dengan Letnan Jordan O’Neil dalam film “G.I. Jane” (diperankan oleh Demi Moore) bukanlah penghinaan. Film yang diproduksi tahun 1997 itu bercerita tentang upaya perlawanan O’Neil dalam menyiasati ketidaksetaraan gender yang terjadi di US Navy SEALSs (kalau di Indonesia namanya Marinir). Agar lulus dan bisa menjadi prajurit SEAL, O’Neil tidak mau diistimewakan. Ia membotaki dirinya dan berlatih push up dengan keras. Sehingga ia dapat push up dengan bertumpu pada 1 jari telunjuk saja. Padahal untuk kita yang sukanya mengkonsumsi minyak goreng, para lelaki yang sudah kegendutan ini, push up dengan 2 tangan dan 10 jari saja sudah berat. Botaknya Jada itu, bagi Chris suatu kehebatan, karena mirip dengan tokoh emansipasi wanita, dan karenanya layak meneruskan film lanjutan G.I. Jane, yaitu G.I. Jane 2 (kalau ada). Sebetulnya kelakar semacam ini masuk dalam lelucon cerdas juga. Tetapi kan ya, namanya juga suami, bisa sensi kalau istrinya diledekin.

Gambar 2 – Aksi Demi Moore dalam film “G.I. Jane” (1997).

Sebagai pecinta film, saya juga kecewa dengan kelakuan kasar Will Smith ini, karena pemberitaan insiden Oscar langsung menutup kisah tentang film itu sendiri. “King Richard” yang Will Smith mainkan adalah kisah kakak beradik superstar tenis wanita, Venus dan Serena Williams, yang dilatih oleh ayahnya, Richard Williams, dengan disiplin keras. Karenanya ia dijuluki sebagai King Richard. Pasti merupakan film yang menarik. Kasihan juga produser film tersebut, promo filmnya tertutup dengan cerita buruk.***

Baca Juga :  Seorang Pria Korban Terseret Banjir Bandang di Cicurug Sukabumi Ditemukan

M Purnama Alam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Next Post

MUI Kembali Lakukan Pantauan Tayangan Ramadan di Televisi

Rab Apr 6 , 2022
Silahkan bagikanVISI.NEWS | BOGOR- Majelis Ulama Indonesia (MUI) menjadi lembaga yang rutin dan konsisten melakukan pemantauan tayangan televisi di bulan Ramadan. Program tersebut kembali diselenggarakan oleh Komisi Infokom Majelis Ulama Indonesia pada Ramadan 1443 H, Selasa (5/4/2022). Program pemantauan tayangan televisi di bulan Ramadan sudah diselenggarakan MUI sejak tahun 2005 […]