Search
Close this search box.

Soroti Kelangkaan BBM di Bali, Nengah Senantara: Pertamina Harus Bertindak Serius

Anggota Komisi VI DPR RI, Nengah Senantara./visi.news/ist.

Bagikan :

VISI.NEWS | JAKARTA – Anggota Komisi VI DPR RI, Nengah Senantara, menyoroti terjadinya kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) di Bali yang belakangan kembali dikeluhkan masyarakat.

Menurutnya, kondisi tersebut tidak seharusnya terjadi mengingat Bali merupakan salah satu daerah dengan kontribusi devisa terbesar bagi Indonesia, terutama dari sektor pariwisata.

Dalam rapat kerja bersama Pertamina, Rabu (19/11/2025), Nengah mengatakan bahwa persoalan kelangkaan BBM telah berulang kali ia sampaikan, namun belum mendapatkan penyelesaian yang memadai.

“Saya pernah menyampaikan, di dapil saya Bali, yang notabene memberi kontribusi devisa luar biasa untuk bangsa dan negara. Tapi kenapa sering terjadi kelangkaan BBM?” ujarnya.

Ketua Nasdem DPW Bali tersebut menyatakan satu minggu sebelumnya kelangkaan BBM di Bali terjadi di banyak wilayah dan membuat aktivitas masyarakat terganggu. Ia menilai alasan Pertamina yang menyebut faktor cuaca sebagai penyebab adalah alasan klasik yang seharusnya bisa diantisipasi.

“Alasan utama yang selalu disampaikan adalah faktor cuaca. Kita tahu pola cuaca, termasuk periode pancaroba, terjadi berapa kali dalam setahun. Seharusnya ini bisa diantisipasi dengan baik,” tegasnya.

Politisi Partai Nasdem tersebut menambahkan bahwa pertemuan dan rapat dengan Pertamina tidak seharusnya terus-menerus membahas persoalan kelangkaan, tetapi mencari solusi konkret agar kejadian serupa tidak terulang.

“Jangan sampai rapatnya hanya membicarakan ketersediaan BBM yang terus-menerus ada kelangkaan. Mohon perhatian dari Pertamina,” ujarnya.

Politisi asal Bali itu juga mengingatkan bahwa daerah pemilihannya merupakan pusat pariwisata dunia. Karena itu, keberadaan BBM yang stabil adalah kebutuhan vital untuk mendukung mobilitas wisatawan dan aktivitas ekonomi masyarakat.

“Bali sangat sensitif. Itu daerah pariwisata yang diakui dunia. Jadi kalau ada persoalan seperti itu, seolah-olah Pertamina tidak bekerja,” pungkasnya. @givary

Baca Berita Menarik Lainnya :