Sosialisasi Peluang Kerja Luar Negeri, UPT BP2MI Wilayah NTT Ingatkan Masyarakat Hindari Bujuk Rayu Calo

Silahkan bagikan

VISI.NEWS | KUPANG – Unit Pelaksana Teknis (UPT) Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) melaksanakan Sosialisasi Peluang Kerja luar Negeri dan Migrasi Aman di Gereja St. Yoseph Freinandametz Sinu St. Columba Putain, Kabupaten Timor Tengah Selatan, Provinsi NTT, Kamis, (03/03/2022).

Kepala UPT BP2MI Wilayah NTT, Siwa mengatakan sosialisasi ini bertujuan memberikan informasi kepada masyarakat tentang peluang kerja dan prosedur yang benar, untuk bekerja ke luar negeri dengan aman sebagai Pekerja Migran Indonesia (PMI).

“Migrasi Tenaga Kerja yang aman sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku, karena semua ketentuan telah memenuhi unsur atau instrumen pelindungan,” kata Siwa.

Siwa juga menjelaskan, sosialisasi ini selain memperkenalkan peluang kerja dan kebijakan terkait pelindungan, juga diperkenalkan skema penempatan melalui program Government to Government (G to G), Government to Private (G to P), Penempatan secara mandiri dan Penempatan PMI untuk Kepentingan Perusahaan Mandiri (UKPS), kepada para pencari lowongan kerja luar negeri maupun masyarakat umum, dengan jalur aman yang diatur oleh negara.

“Kepada masyarakat yang ingin bekerja keluar negeri agar mengikuti prosedur dan skema penempatan yang telah diatur dalam UU Nomor 18 Tahun 2017 tentang Pelindungan Pekerja Migran Indonesia. Waspadai modus operandi calo, agar tidak menjadi korban sindikat penempatan ilegal PMI atau menjadi korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO)”, ungkap Siwa.

Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Kabupaten Timor Tengah Selatan, Christian M. Tlonaen mengatakan pihaknya siap melayani dan memfasilitasi masyarakat yang ingin bekerja ke luar negeri, pintu kantornya terbuka lebar untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Emanuel Melkiades Laka Lena, yang hadir dalam Sosialisasi menyebutkan, bahwa PMI merupakan Warga Negara Indonesia yang sangat penting sehingga sebagai VVIP karena mereka telah menyumbangkan devisa bagi negara dan pahlawan bagi keluarga.

Baca Juga :  Penyebar Hoaks Genosida Warga Papua Ditangkap

Di akhir sambutan, Melki juga berpesan agar tidak terpengaruh bujuk rayu calo tenaga kerja dan membagi informasi yang diperoleh dari sosialisasi ini kepada teman dan kerabat agar informasi peluang kerja dapat tersampaikan dengan jelas. @alfa

M Purnama Alam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

REFLEKSI | Gaya Kabayan

Sen Mar 7 , 2022
Silahkan bagikanOleh Bambang Melga Suprayogi KABAYAN adalah tokoh cerita yang sangat dikenal oleh masyarakat Sunda. Teridentifikasi cerita ini kepermukaan dari catatan yang dibuat oleh Prof. Snouck Hurgronje, tahun 1893, yang kemudian jadi bahan refrensi oleh Lina Maria Coster-Wijsman, sebagai bahan disertasi dirinya, untuk meraih gelar Dr. Di Universitas Laiden Belanda, […]