SOSOK | Mampukah ‘Backhand Smash” Taufik Hidayat Menangkan Dapil Jabar 2 ?

Editor Taufik Hidayat. /net
Silahkan bagikan

VISI.NEWS | PANGALENGAN – Calon anggota legislatif (Caleg) yang satu ini pernah malang melintang di jahat bulu tangkis dunia. Ia mampu mengharumkan Indonesia di Olimpiade 2004 dengan persembahan medali emas dan juara dunia 2005 lewat tangan pebulutangkis ini.

Taufik Hidayat mencatatkan rekor backhand smash dengan kecepatan 260 km/jam. Backhand smash Taufik Hidayat sering membuat lawan keteteran dan mati langkah.

Taufik Hidayat yang dulu bisa membuat panggung bulu tangkis hinggar bingar oleh prestasi yang ditorehkan, ia coba tularkan di panggung politik. Di arena ini, mantu Agum Gumelar ini harus berjuang dari bawah lagi, ia harus banyak mengeluarkan keringat untuk bisa meyakinkan para calon pemilihnya di Kabupaten Bandung dan Bandung Barat. Untuk memenangkan panggung politik tidak cukup bermodalkan popularitas, namun elektabilitasnya juga harus tinggi.

Apa yang mendorong Taufik Hidayat untuk terjun ke politik? Bagaimana ia mempersiapkan diri untuk bersaing dengan caleg-caleg lainnya? Dan apa yang ingin ia perjuangkan jika terpilih menjadi wakil rakyat?

Taufik Hidayat mengatakan bahwa dirinya ingin mengabdi untuk tanah kelahirannya, Pangalengan, Kabupaten Bandung. Ia merasa memiliki tanggung jawab untuk membantu masyarakat di sana yang mayoritas berprofesi sebagai petani. “Nah saya pengen pulang lagi, apalagi sih yang bisa saya bantu. Saya mengabdi, mungkin bisa bermanfaat bagi masyarakat di Pangalengan. Ya bisa dibilang lewat jalur politik ini saya maju di legislatif di DPR RI dapil Jabar 2,” ujar Taufik, kepada awak media belum lama ini.

Taufik Hidayat juga mengaku memiliki pengalaman di bidang olahraga yang bisa ia manfaatkan untuk meningkatkan prestasi atlet-atlet Indonesia. Ia berharap bisa memberikan kontribusi positif bagi perkembangan olahraga nasional, khususnya bulutangkis. “Contoh kan di Pangalengan juga mungkin, satu kalau dari saya sendiri olahraga, mungkin orang tua saya juga petani, teman-teman juga di sini banyak yang memang petani perkebunan, itulah yang nanti akan saya sampaikan kepada pemerintah,” katanya.

Baca Juga :  Menag Kecam Perusakan Rumah Ibadah Bala Keselamatan

Untuk memuluskan langkahnya ke Senayan, Taufik Hidayat sudah sering melakukan silaturrahmi dengan para tokoh di dapilnya. Silaturahmi tersebut sekaligus menjadi ajang bagi Taufik Hidayat menyerap aspirasi warga Pangalengan khususnya dan dapil Jabar 2 umumnya.

Legenda bulutangkis Tanah Air itu berjanji memberikan solusi atas masalah yang disuarakan masyarakat. “Saya asli Pangalengan. Saya sudah lama tidak ketemu teman-teman saya, sanak keluarga dan tokoh-tokoh di Pangalengan. Saya minta doa restu, minta arahan, minta bimbingan, saya mau mengabdi untuk Pangalengan,” kata Taufik Hidayat

Taufik Hidayat menyadari bahwa menjadi anggota DPR RI bukanlah hal yang mudah. Ia harus bersaing dengan caleg-caleg lainnya yang juga memiliki basis massa dan dukungan di daerah pemilihannya. Namun, Taufik Hidayat optimis bahwa ia bisa mendapatkan suara yang cukup untuk lolos ke Senayan. Ia mengandalkan popularitasnya sebagai atlet bulutangkis yang sudah dikenal luas oleh masyarakat. “InsyaAllah saya bisa menang. Saya juga punya banyak teman dan relasi di dunia olahraga. Saya harap mereka bisa mendukung saya,” ucap Taufik Hidayat.

Sebagai kader Partai Gerindra, Taufik Hidayat juga siap memenangkan pasangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka pada Pilpres 2024 mendatang. Ia mengaku sepakat dengan visi dan misi yang ditawarkan oleh Prabowo-Gibran, terutama dalam hal pembangunan ekonomi dan infrastruktur. “Saya mendukung Prabowo-Gibran karena saya yakin mereka bisa membawa Indonesia lebih maju dan sejahtera. Saya juga suka dengan program-program mereka yang pro-rakyat, seperti subsidi listrik, beras murah, dan kesehatan gratis,” tutur Taufik Hidayat⁴.

Taufik Hidayat mengaku tidak khawatir dengan isu-isu negatif yang mungkin muncul selama kampanye. Ia mengatakan bahwa ia siap menghadapi segala tantangan dan hambatan yang ada. Ia juga berkomitmen untuk menjaga etika dan moral dalam berpolitik. “Saya tidak takut dengan fitnah atau black campaign. Saya punya track record yang bersih di bulutangkis. Saya juga tidak pernah terlibat masalah hukum atau korupsi. Saya berpolitik dengan santun dan jujur,” tegas Taufik Hidayat.

Baca Juga :  Vectra AI Meluncurkan Platform Deteksi dan Respons Serangan "Hybrid" Pertama di Industri

Taufik Hidayat berharap bahwa masyarakat bisa memberikan kepercayaan kepadanya untuk menjadi wakil mereka di DPR RI. Ia menjamin bahwa ia akan bekerja keras dan amanah untuk mewujudkan aspirasi dan kepentingan rakyat. Ia juga mengajak masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya dengan bijak pada Pemilu 2024. “Saya mohon doa dan dukungan dari semua pihak agar saya bisa terpilih menjadi anggota DPR RI. Saya janji saya akan berjuang untuk rakyat, terutama di Kabupaten Bandung, Pangalengan ini. Saya juga mengimbau masyarakat untuk datang ke TPS dan memilih caleg dan capres yang terbaik,” pungkas Taufik Hidayat.

Profil Taufik Hidayat

  • Nama Taufik Hidayat
  • Lahir Bandung, 10-10-1981
  • Usia 42 tahun
  • Agama Islam

Pasangan

  • Armi Dianti Gumelar

Pendidikan

  • SMA Taman Siswa Bandung (1995 – 1998)

Pekerjaan

  • Direktur Utama PT Nayotama Prawira Hidayat (2007 – 2018)
  • Staf Khusus Bidang Olahraga
    Kementerian Pemuda Dan Olahraga (2016-2018)
  • Direktur PT Bangun Laksana Persada (2018)

Penghargaan

  • Penghargaan dari Pemerintah Yunani (2006)
  • Time Megazine (2006)
  • KONI (2006)
  • Global TV (2009)

@mp alam

M Purnama Alam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Putrinya Tiba dari AS, Jenazah Rizal Ramli Langsung Dimakamkan

Kam Jan 4 , 2024
Silahkan bagikanVISI.NEWS | JAKARTA – Jenazah Rizal Ramli, ekonom senior dan mantan menteri yang meninggal dunia pada Selasa (2/1/2024) di usia 69 tahun, langsung dimakamkan di Taman Pemakaman Umum (TPU) Jeruk Purut, Jakarta Selatan, pada Rabu (3/1/2024) siang. Pemakaman berlangsung setelah putri bungsunya, Daisy Orlana Ramli, tiba dari Amerika Serikat. […]