Stadion GBK Ramai Lagi Digunakan Berolahraga, Warga Mengaku Tak Takut Covid-19

Warga Olahraga di GBK./liputan6.com/helmi fithriansyah.
Jangan Lupa Bagikan

VISI.NEWS – Kawasan Gelora Bung Karno (GBK) dipadati pengunjung yang hendak berolahraga pada Minggu pagi (7/6). Antrean sempat terpantau di pintu-pintu masuk.

Salah satu pengunjung yang ikut mengantre adalah DK Nena Tanda. Menurut dia, penumpukan terjadi karena pengunjung yang hendak masuk harus membersihkan tanganya terlebih dahulu.

“Sempat ada penumpukan di pintu masuk, itu karena pengunjung harus cuci tangan. Kecuali pengunjung bawa handsanitizer, itu bisa langsung masuk,” kata dia saat dihubungi, Minggu (7/6), seperti dilansir merdeka.com dari liputan6.com.

Nena menerangkan, situasi di GBK pagi tadi cukup ramai dengan pengunjung yang berolahraga.

“Ramai tapi tidak padat. Rata-rata mereka lari dan bersepeda,” ujar dia.

Nena sendiri tiba di GBK pada pukul 6.30 WIB. Ia hendak lari di sekitar kawasan GBK bersama teman-temannya. Ia mengaku tidak takut tertular Covid-19 saat berolahrga. Menurut dia, pengelola telah menetapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

Pengunjung dicek dahulu di tempat parkir, nanti kalau mau masuk ke GBK harus cuci tangan. Pengunjung yang memasuki kawasan GBK pun harus memakai masker.

“Enggak sih (gak takut) karena sudah jelas ya sesuai protokol kesehatan. Tetap pakai masker dan cuci tangan juga. Yang gak pakai masker malah gak boleh masuk,” ujar warga Kedoya itu.

Seperti diketahui, Pemprov DKI Jakarta menetapkan 5 Juni sampai 18 Juni sebagai fase PSBB Transisi. Sejumlah fasilitas publik telah dibuka, dengan catatan menerapkan protokol kesehatan yang ketat. @fen

Fendy Sy Citrawarga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Tagihan Listrik Mencekik? Ini Penjelasan PLN

Ming Jun 7 , 2020
Jangan Lupa BagikanVISI.NEWS – Direktur Niaga dan Pelayanan PLN, Bob Sahril, menegaskan tidak ada kenaikan tarif listrik selama PSBB. Pernyataan ini merespons banyak netizen di Twitter mengeluhkan lonjakan tagihan listrik. “PLN tidak menaikkan tarif, kenaikan tarif murni disebabkan oleh kenaikan pemakaian dan kenaikan pemakaian murni karena banyak kegiatan di rumah menggunakan listrik,” ujar Bob […]