Subhan: Kans Kubu H. Sugih dan H. Anang di MP DPP Partai Golkar Masih Fifty-fifty

Editor Ilustrasi./net
Silahkan bagikan

VISI NEWS – Pasca Musda Partai Golkar Kabupaten Bandung di Hotel Sutan Raja, Soreang, belum lama ini, masih menimbulkan konflik internal yang belum selesai. Bahkan, diduga karena ada kejanggalan dalam surat keputusan (SK) kepengurusan yang dipimpin H. Sugianto (H. Sugih) sehingga berujung kepada gugatan di Mahkamah Partai (MP).

“Sebagaimana diketahui bersama hasil Musda Golkar Kabupaten Bandung beberapa waktu lalu, H. Sugianto telah  ditetapkan secara aklamasi oleh peserta Musda. Akan tetapi, Tim dari kubu H. Anang Susanto (HAS) mengajukan gugatan ke Mahkamah Partai (MP) DPP Partai Golkar, terkait alasan dalam pelaksanaan proses Musda ke X Tahun 2021 kemarin itu dianggap terdapat beberapa kecurangan dan adanya kejanggalan dalam pelaksanaan Musda,” ujar Mantan Wakil Sekretaris Partai Golkar Kabupaten Bandung, Subhan, Selasa (30/3/2021) malam.

Subhan, mantan pengurus DPD Partai Golkar Kabupaten Bandung./visi.news/budimantara.

Lebih jauh Subhan menjelaskan, konflik internal di dalam sebuah organisasi apalagi partai politik adalah hal biasa-biasa saja, karena di partai politik sarat akan kepentingan untuk menguasai.

“Semua partai, baik tingkat pusat, provinsi, kabupaten/kota, mungkin juga di tingkat kecamatan dan desa/kelurahan, yakin pernah merasakan konflik internal. Bedanya adalah ada yang terekspose oleh media atau publik, dan ada yang tidak, mungkin juga tergantung ‘pesanan’ pihak-pihak supaya heboh dan viral,” ujarnya.

Subhan menilai, dengan gugatan ke MP adalah langkah konstitusional, dan diatur dalam UU Parpol serta ada dalam AD-ART Parpol sehingga sah-sah saja kalau kubu HAS mengajukan gugatan ke MP.
“Hal terpenting adalah semua pihak harus bisa membuktikan dan meyakinkan hakim terkait dalil dan aduannya. Seperti contoh, kemarin juga kita menyaksikan terkait gugatan ke MK dalam Pilbup Bandung 2020 yang sah-sah saja karena ada lembaganya dan diperbolehkan oleh aturan,” ujarnya.

Baca Juga :  Hasil Piala Menpora: Persija Kalahkan Borneo, PSM - Bhayangkara Berbagi Angka

Masalah menang atau tidak dalam gugatan, kata Subhan, masih misteri. Sebab, baik yang menggugat dan yang digugat punya rasa optimisme yang besar sesuai keyakinannya.

“Rasa optimisme kubu HAS akan menang dalam MP, berbanding lurus juga dengan rasa optimisme kubu H. Sugih dalam mementahkan argumen/dalil gugatan kubu HAS,” ujarnya.

Urusan MP, tidak semata hanya rasa optimisme tapi dibalik itu semua, sejatinya MP adalah pengadilan pemutus akhir dalam sebuah sengketa di partai Golkar. “Hal ini untuk menyelesaikan potensi konflik internal yang lebih besar dan berkepanjangan,” katanya.

Kita saksikan saja, bagaimana proses MP nantinya, terkait peluang siapa yang akan menang di MP sebab kans semuanya masih ‘fifty-fifty’. “Apalagi persidangannya pun belum dilaksanakan sampai hari ini,” katanya.@bud

M Purnama Alam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Sebulan Dipimpin Gibran, Solo Dibanjiri Kedatangan Menteri

Rab Mar 31 , 2021
Silahkan bagikanVISI.NEWS – Kota Solo, Jawa Tengah, kedatangan banyak tokoh nasional, terutama para menteri yang melakukan kunjungan kerja, dalam sebulan terakhir. Kehadiran mereka ke Solo terjadi sejak Gibran Rakabuming Raka dilantik jadi wali kota Solo pada 26 Februari lalu. Kunjungan kerja pertama dibuka oleh Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi. […]