VISI.NEWS | BANDUNG – Pemanasan global telah menyebabkan suhu lautan global mencatatkan rekor terpanas pada tahun 2024, mengalahkan rekor sebelumnya pada tahun 2023. Setiap dekade, suhu laut terus mengalami kenaikan, yang berdampak besar pada cuaca ekstrem dan merusak ekosistem laut, termasuk terumbu karang yang mengalami pemutihan terluas dalam sejarah pada 2024. Pemanasan laut ini juga memengaruhi suhu daratan, mengubah pola cuaca global.
Lembaga meteorologi Uni Eropa, Copernicus, mengumumkan pada 10 Januari bahwa 2024 menjadi tahun terpanas dalam sejarah, dengan suhu rata-rata global 1,6°C lebih tinggi dibandingkan era pra-industri. Ini adalah pertama kalinya suhu rata-rata global melebihi 1,5°C dalam satu tahun kalender penuh, yang menjadi batas yang disepakati secara internasional untuk mencegah dampak perubahan iklim yang lebih parah.
Perubahan iklim, terutama peningkatan emisi gas rumah kaca dari pembakaran bahan bakar fosil, merupakan penyebab utama pemanasan ini. Sekitar 90% kelebihan panas yang dihasilkan emisi tersebut diserap oleh lautan. Namun, suhu laut dalam dua tahun terakhir menunjukkan lonjakan yang lebih besar dibandingkan dekade sebelumnya, menimbulkan dua pertanyaan besar: apakah ada faktor lain yang mempercepat pemanasan laut dan apakah ini tanda pemanasan global semakin cepat?
Salah satu hipotesis yang diuji adalah pengurangan aerosol dalam satu dekade terakhir. Aerosol, partikel padat dan cair yang dilepaskan ke atmosfer, dapat mengurangi dampak gas rumah kaca dengan memantulkan radiasi matahari kembali ke luar angkasa. Namun, pengurangan emisi aerosol dari industri seperti pelayaran dan pembangkit listrik, yang mengurangi polusi, juga menghilangkan salah satu mekanisme yang membantu mendinginkan bumi, sehingga mempercepat pemanasan.
Meski suhu Bumi terus meningkat, para ilmuwan belum melihat perubahan signifikan dalam laju pemanasan sejak tahun 1970-an. Namun, mereka mengakui bahwa untuk mendeteksi percepatan pemanasan global, setidaknya dibutuhkan kenaikan suhu tahunan sebesar 0,5°C. @ffr