Search
Close this search box.

Sukabumi Dilanda Bencana: 1 Orang Meninggal, 243 Jiwa Terdampak

Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi Ade Suryaman menyampaikan data dampak bencana./visi.news./ist.

Bagikan :

VISI.NEWS | SUKABUMI – Longsor yang menerjang Kabupaten Sukabumi menyebabkan seorang warga meninggal dunia di Kecamatan Gegerbitung. Warga tersebut tertimbun material longsoran.

“Ada satu orang meninggal yaitu di Kecamatan Gegerbitung,” kata Sekretaris Daerah Ade Suryaman di Pendopo Sukabumi.

Lebih lanjut, Ade menyatakan di wilayah Kecamatan Simpenan juga sudah ada laporan warga yang meninggal dunia akibat bencana. Tetapi secara keabsahan masih ditelesuri.

“Sehingga kalau itu [data] sudah masuk berarti 2 orang yang meninggal dunia,” kata Ade.

Ade menyatakan hujan yang terus mengguyur selama dua hari yaitu sejak Selasa (3/12/2024) hingga Rabu (4/12/2024) menyebabkan terjadinya 33 kejadian bencana di Kabupaten Sukabumi yaitu 13 kejadian tanah longsor, 9 kejadian banjir, 7 kejadian angin kencang serta 4 kejadian pergerakan tanah.

Bencana itu, kata Ade tersebar di 22 kecamatan dengan korban terdampak sebanyak 243 jiwa dan korban yang mengungsi 93 jiwa. Korban mengungsi diakibatkan pergeseran tanah di Desa Sukamaju, Kecamatan Cikembar.

“Adapun rumah yang rusak berat ada 1 di Desa Loji Kecamatan Simpenan, rusak sedang ada 3 dan rusak ringan ada 36,” ujarnya.

Kemudian rumah yang terendam banjir berjumlah 10 yang 8 berada di Desa Mandrajaya, Kecamatan Ciemas, 1 di Desa Cidadap, Kecamatan Cidadap dan 1 di Desa Cilangkap, Kecamatan Lengkong.

Kemudian untuk kejadian-kejadian yang viral di media sosial seperti mobil yang hanyut di Kecamatan Sagaranten dan Kecamatan Pabuaran belum bisa dikonfirmasi data. Penyebabnya lost kontak kemudian akses menuju daerah itu terputus.

“Demikian itulah data hingga Rabu pukul 18.00 WIB. Hari ini sudah ditetapkan status tanggap darurat. Adapun posko ditetapkan di Pendopo Palabuhanratu,” katanya.

Selain itu sejumlah ruas jalan terdampak bencana, seperti di jalan ruas Baros-Sagaranten yang amblas di daerah Nyalindung, kemudian jalur menuju Geopark Ciletuh mengalami amblas dan jembatan putus di wilayah Simpenan serta longsor di Bantargadung yang berdampak kepada jalan ruas Cibadak-Palabuhanratu. @andri

Baca Berita Menarik Lainnya :