Search
Close this search box.

Sumedang Unjuk Gigi di Beauty Contest Bantuan Keuangan 2025 dengan Inovasi Pertanian Organik

Bagikan :

VISI.NEWS | SUMEDANG – Pemerintah Daerah Kabupaten Sumedang mengikuti penilaian Beauty Contest Bantuan Keuangan Kabupaten/Kota Kompetitif Tahun Anggaran 2025 secara virtual di Command Center Sumedang, Senin (22/7/2024). Acara ini dihadiri oleh Pj. Sekda Tuti Ruswati bersama para Kepala OPD yang memaparkan berbagai inovasi untuk peningkatan aktivitas ekonomi daerah.

Dalam presentasinya, Tuti Ruswati menjelaskan tentang inovasi Sentra Andalan Pertanian Organik Sumedang yang Berkualitas, Integrated, dan Unggul (SAPERTOS KITU). “Latar belakang inovasi ini adalah karena terdapat tren menurun produksi dan provitas padi di Sumedang. Selain itu, ketergantungan petani terhadap pupuk kimia semakin meningkat, sementara ketersediaan dan aksesnya semakin sulit dan terbatas,” kata Tuti.

Inovasi SAPERTOS KITU bertujuan untuk meningkatkan ketahanan pangan dan pemberdayaan ekonomi lokal melalui berbagai mekanisme dan kegiatan. “Kami melakukan penguatan kelembagaan petani, budidaya padi organik, pemasaran, serta budidaya peternakan. Untuk penguatan kelembagaan petani, kita bentuk Kelembagaan Ekonomi Pertanian (KEP) dalam bentuk koperasi. Kami berharap koperasi menjadi pengelola agribisnis inovasi SAPERTOS KITU, serta daya dukung lingkungan meningkat,” ujarnya.

Tuti menambahkan bahwa kegiatan tersebut mengedepankan keberlanjutan sumber daya alam dan lingkungan hidup, peningkatan kesejahteraan masyarakat desa, pertumbuhan ekonomi, serta peningkatan pelayanan publik. “Untuk pertumbuhan ekonomi dilakukan dari peningkatan provitas, pengurangan biaya produksi padi, peningkatan nilai tambah produk, produk pupuk organik dari kohe, dan pendapatan dari budidaya hijauan dan pengolahan pakan,” katanya.

Keberhasilan inovasi SAPERTOS KITU diukur dari tingkat efektivitas, peluang investasi, serta serapan tenaga kerja. “Untuk tingkat efektivitas sebesar 100 persen ditunjang dengan kondisi existing di lokasi yang merupakan sentra pertanian organik dan industri beras organik yang sudah berjalan kurang lebih tiga tahun yang dilaksanakan oleh kelompok tani,” jelasnya.

Baca Juga :  Rest Area Favorit Tol Bandung–Jakarta, Lengkap dari SPBU hingga Kuliner

Tuti juga mengungkapkan harapannya bahwa dengan adanya inovasi ini, Kabupaten Sumedang dapat meningkatkan daya saing ekonomi lokal dan memperbaiki kesejahteraan masyarakat petani. “Kami yakin SAPERTOS KITU akan membawa perubahan signifikan bagi perekonomian daerah dan mampu menarik minat investor untuk berinvestasi di Sumedang,” katanya.

Acara penilaian ini menjadi momen penting bagi Kabupaten Sumedang untuk menunjukkan komitmen dan keseriusan dalam mengembangkan ekonomi daerah melalui inovasi pertanian organik. Dengan berbagai program yang telah dirancang, diharapkan Sumedang dapat meraih hasil yang optimal dalam penilaian ini.

@rizalkoswara

Baca Berita Menarik Lainnya :