Syekh Ali Jaber Ajak Umrah Bocah Pemulung Viral yang Baca Alquran

Editor :
Sosok Akbar, bocah pemulung yang baca Alquran di trotoar Jalan Braga, Kota Bandung./facebook/via suarajabar.id.

Silahkan bagikan

– “Saya punya keinginan kalau Akbar terima. Saya ingin ananda Akbar jadi anak angkat saya,” kata Syekh Ali Jaber.

VISI.NEWS – Ulama kondang Syekh Ali Jaber berniat mengajak Muhammad Ghifari Akbar, bocah pemulung viral yang baca Alquran untuk umrah. Syekh Ali Jaber bahkan berniat mengangkat anak dan bercita-cita membimbing Akbar menjadi imam besar di Indonesia.

Sosok Muhammad Ghifari Akbar belakangan ramai diperbincangkan. Bocah pemulung yang tertangkap kamera sedang membaca Alquran di pinggir jalan ini sontak menyedot perhatian.

Syekh Ali Jaber mengaku bangga akan sosok Akbar yang teguh memperjuangkan nasib hidupnya tanpa sedikit pun lupa pegangan agama.

“Saya bangga bisa kenal dan berbincang-bincang dengan Akbar. Saya bercita-cita dan selalu berdoa ketika pertama kali menerima video, kapan ya Allah bisa bertemu dengan Akbar. Alhamdulillah bisa bertemu petang ini,” ungkap Syekh Ali Jaber dalam acara Kabar Petang, Jumat (7/11/2020), seperti dilansir Suarajabar.id.
.
Dalam acara itu, Syekh Ali Jaber dan Akbar bertemu secara virtual. Sebab lokasi keduanya berjauhan. Akbar berada di Garut, Jawa Barat. Sementara Syekh Ali Jaber sedang di Tanjungpinang.

Syekh Ali Jaber mengatakan, sosok Akbar tepat untuk dijadikan figur percontohan lantaran mencerminkan pemuda yang tak kenal lelah berusaha di tengah sulitnya cobaan kehidupan.

“Kita melihatnya saja sudah terharu, terbebani pikiran, bagaimana kita bisa menjalani hidup seperti Akbar,” kata Syekh Ali Jaber.

“Saya kagum. Akbar bisa menjadi contoh baik untuk anak muda di Indonesia. Betapa pun kesusahan Akbar yang dihadapi, tapi tetap menjaga hubungan baik dengan Allah, masih jaga salat dan Alquran. Yakini Alquran dan salat itu kunci mengantarkanmu suci di dunia dan akhirat,” imbuhnya untuk Akbar.

Baca Juga :  Komisi II DPR RI: Pilkada Serentak Tetap 9 Desember 2020

Lebih lanjut, Syekh Ali Jaber memiliki beberapa permintaan dan hajat yang ditujukan kepada Akbar.

Syekh Ali Jaber menuturkan, dia sangat ingin Akbar menjadi anak angkatnya.

“Ada beberapa permintaan, mudah-mudahan hajat saya dikabulkan. Pertama saya punya keinginan kalau Akbar terima, saya ingin ananda Akbar jadi anak angkat saya,” pintanya.

Hal itu tidak terlepas dari keinginan Syekh Ali Jaber untuk menjadi guru langsung bagi Akbar untuk lebih memperdalam ilmu agama Islam.

“Saya akan pimpin kamu sampai insyaallah hafal 30 juz Alquran. Saya akan maksimal menjadikan kamu sebagai Imam Besar di Indonesia,” lanjutnya.

Terakhir, Syekh Ali Jaber ingin mengajak Akbar umrah bersama pada Desember nanti. Oleh sebab itu, dia akan menjemput Akbar pertengahan November mendatang guna mengurus berbagai persyaratan administrasi.

“Ketiga saya berharap sekali bisa umrah bareng karena saya bercita-cita melihat perjuangan Akbar ini dan saya sudah cerita ke guru saya, mereka ikut terharu, makanya saya ajak bulan Desember Umrah,” tutur Syekh Ali Jaber.

Saat menyampaikan pesannya kepada Akbar, Syekh Ali Jaber tak kuasa membendung air matanya.

Sembari meneteskan air mata dan berkaca-kaca, dia meminta agar Akbar selalu istikamah dalam setiap perjuangannya.

“Saya pribadi insyaallah akan mendampingimu. Cita-citamu akan terwujud. Saya sayang sekali dengan Akbar,” ungkapnya.

“Saya sedang ada program safari dakwah menciptakan 1 juta penghapal Alquran, mudah-mudahan salah satunya Akbar yang insyaallah menjadi penghapal Alquran dan menjadi imam besar yang dimuliakan,” tandasnya dengan meneteskan air mata. @fen

Fendy Sy Citrawarga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Soal Pemukiman, Warga Perkebunan Curhat ke Cabup Dadang

Sen Nov 9 , 2020
Silahkan bagikanVISI.NEWS – Warga Pemukiman yang berdomisili di Kecamatan Kertasari, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, mengeluhkan kondisi pemukiman yang ditempati warga yang tinggal di wilayah perkebunan. Ade salah satu warga, pensiunan pekerja perkebunan mengeluhkan kondisi tempat tinggal yang dihuninya. Kata dia, tinggal di wilayah perkebunan banyak kisah pilu, baik dari sisi […]