TAFAKUR: 5 Khasiat Air Zam-Zam Menurut Hadis Nabi

Editor Sejumlah warga dan jemaah masjid mengambil air Zam-Zam di kawasan Masjidilharam, Mekah, Jumat (6/11). Air Zam-Zam dapat diambil dengan cuma-cuma oleh warga dan jemaah masjid./antara/maha eka swasta/via tempo.co./ist.
Silahkan bagikan

VISI.NEWS – Ada banyak khasiat air zam-zam. Di dalam buku The True Power of Water, Emoto mengungkapkan bahwa khasiat air zam-zam memiliki molekul yang beraturan. Molekul air zamzam berbentuk kristal indah yang berkilauan dan teratur.

Emoto menyatakan bahwa selama meneliti molekul, hanya molekul air zamzamlah yang teratur.

Dalam beberapa literatur klasik, sumber mata air tersebut juga memiliki nama-nama lain. Di antaranya hafirat Abdul Muthalib, suqya, al-ruwa, hamzah Jibril,  syubaah, thaamu thaim, maktumah, rakdhah Jibril, madhnunah, dan lainnya.

Nama-nama tersebut mengacu pada manfaat, khasiat, dan latar sejarah mata air itu.

Bagi kaum muslim air zam-zam sudah tidak asing lagi. Khasiat air zam-zam dan keutamaan yang sangat banyak terdapat pada air itu. Rasulullah ﷺ telah menjelaskan kegunaan air tersebut. Beliau bersabda:

خَيْرُ مَاءٍ عَلَى وَجْهِ الأَرْضِ مَاءُ زَمْزَمَ فِيهِ طَعَامٌ مِنَ الطُّعْمِ وَشِفَاءٌ مِنَ السُّقْمِ

“Sebaik-baik air yang ada di muka bumi adalah Zam-Zam. Di dalamnya terdapat makanan yang mengenyangkan dan penawar penyakit.”

Makna melimpah atau makna yang banyak itulah arti dari zam-zam yang berasal dari bahasa Arab. Nama tersebut selalu merujuk pada sumber mata air yag memancar karena injakan Nabi Ismail as. Mata air tersebut tidak pernah kering dan menjadi sumber kehidupan bagi masyarakat sekitarnya. Letak air zam-zam berjarak sekitar 38 hasta dari kabah.

Khasiat air zam-zam disebutkan dalam beberapa dalil hadis.

Khasiatnya sesuai niat meminumnya

وَعَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ رَضِيَ اللهُ عَنْهُمَا قاَلَ قَالَ رَسُوْلُ الله ِصَلىَّ اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَاءُ زَمْزَمَ لمِاَ شُرِبَ لَهُ إِنْ شَرِبْتَهُ تَسْتَشْفِي شَفاَكَ الله ُوَإِنْ شَرِبْتَهُ لِشَبْعِكَ أَشْبَعَكَ الله ُوَإِنْ شَرِبْتَهُ لِقَطْعِ ظَمْئِكَ قَطَعَهُ اللهُ وَهِيَ هَزْمَةُ جِبْرَائِيلَ عَلَيْهِ السَّلاَمُ وَسُقْيَا اللهِ إسْمَاعِيْلَ عَلَيْهِ السَّلاَمُ  رواه الدارقطني والحاكم وقال صحيح الإسناد

Baca Juga :  WISATA RELIGI: Bosnia Kembalikan Tradisi Ramadan Setelah 30 Tahun

“Dari Ibnu Abbas radiallahu anhu, Rasulullah ﷺ bersabda: “Air Zam-Zam sesuai dengan niat ketika meminumnya. Bila engkau meminumnya untuk obat, semoga Allah SWT menyembuhkanmu. Bila engkau meminumnya untuk menghilangkan dahaga, semoga Allah SWT menghilangkannya. Air Zam-Zam adalah galian Jibril, dan curahan minum dari Allah SWT kepada Ismail.”

Khasiat air zam-zam: Dapat menyembuhkan penyaki

Hingga sebagian pakar fikih menganjurkan agar berbekal air zam-zam ketika pulang dari tanah suci untuk menyembuhkan orang yang sakit. Dalilnya, dulu Aisyah radhiyallahu anha pernah membawa pulang air zam-zam (dalam sebuah botol), lalu beliau mengatakan bahwa Rasulullah ﷺ pernah melakukan seperti ini.

حَمَلَهُ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- فِى الأَدَاوَى وَالْقِرَبِ وَكَانَ يَصُبُّ عَلَى الْمَرْضَى وَيَسْقِيهِمْ

“Rasulullah ﷺ pernah membawa air zam-zam dalam botol atau tempat air. Ada orang yang tertimpa sakit, kemudian beliau menyembuhkannya dengan air zam-zam.”

Air zam-zam bisa menjadi makanan yang mengenyangkan

Rasulullah ﷺ menyebut air zam-zam,

إِنَّهَا مُبَارَكَةٌ إِنَّهَا طَعَامُ طُعْمٍ

“Sesungguhnya air zam-zam adalah air yang diberkahi, air tersebut adalah makanan yang mengenyangkan.”

Khasiat air zam-zam dapat mengabulkan doa

Saat meminum air zam-zam hendaklah seseorang memperbanyak doa. Mintalah kepada Allah SWT kemaslahatan dunia dan akhirat. Sebagaimana hal ini terdapat dalam hadis, dari Ibnu Abbas, Rasulullah ﷺ bersabda:

مَاءُ زَمْزَمَ لِمَا شُرِبَ لَهُ

“Air zam-zam sesuai keinginan ketika meminumnya.”

Maksudnya doa apa saja yang diucapkan ketika meminumnya adalah doa yang mustajab.

Bisa dipakai untuk bersuci

Para ulama bersepakat bolehnya menggunakan air tersebut untuk bersuci. Namun mereka mengatakan sebisa mungkin dijauhi untuk hal-hal yang rendah seperti membersihkan najis dan semacamnya. Al Allamah Al Bahuti dalam Kasyful Qona mengatakan:

Baca Juga :  Mudik Gratis, Warga Sidoarjo Serbu Kantor Dishub

كَذَا يُكْرَهُ ( اسْتِعْمَالُ مَاءِ زَمْزَمَ فِي إزَالَةِ النَّجَسِ فَقَطْ ) تَشْرِيفًا لَهُ ، وَلَا يُكْرَهُ اسْتِعْمَالُهُ فِي طَهَارَةِ الْحَدَثِ

“Dimakruhkan menggunakan air zam-zam untuk menghilangkan najis saja, dalam rangka memuliakan air tersebut. Sedangkan menggunakannya untuk menghilangkan hadas tidaklah makruh.”

Demikian penjelasan tentang khasiat air zam-zam. Rasulullah ﷺ telah memberitahukan kepada kita dan membenarkan khasiat dan keutamaan air yang tak pernah kering tersebut, meskipun setiap hari diambil oleh banyak manusia. @fen/sumber: islampos.com/almanhaj/rumaysho

Fendy Sy Citrawarga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

TAUSIAH: Hasad Bisa Hancurkan Diri Sendiri dan Orang Lain

Sab Agu 28 , 2021
Silahkan bagikanVISI.NEWS – Memiliki hati yang bersih merupakan kunci bagi seorang hamba meraih keselamatan di dunia dan akhirat. Sebab akan datang satu masa di mana harta, anak tidak berguna. yakni tidak mampu memberikan pertolongan kepada seorang hamba. kecuali orang tersebut menghadap kepada Allah dengan qolbul salim. Dalam Al Quran surat […]