Tahanan KPK, Lukas Enembe Meninggal Dunia di RSPAD

Silahkan bagikan

VISI.NEWS | JAKARTA – Mantan Gubernur Papua Lukas Enembe meninggal dunia di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Jakarta Pusat, pada Selasa (26/12/2023) pukul 10.45 WIB. Lukas Enembe merupakan tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang tersangkut kasus suap dan gratifikasi terkait proyek pembangunan infrastruktur di Papua.

Kepala Bagian Pemberitaan KPK, Ali Fikri, membenarkan kabar meninggalnya Lukas Enembe. “Kami sampaikan duka cita yang mendalam atas meninggalnya tersangka LE (Lukas Enembe). Semoga almarhum diterima di sisi Tuhan Yang Maha Esa,” kata Ali dalam keterangan tertulisnya.

Ali menjelaskan, Lukas Enembe sempat mengalami sesak napas dan pingsan saat berada di Rutan KPK pada Senin (25/12/2023) malam. Ia kemudian dibawa ke RSPAD untuk mendapatkan perawatan intensif. Namun, kondisinya tidak kunjung membaik hingga akhirnya menghembuskan napas terakhirnya pada Selasa pagi.

“Kami telah menghubungi pihak keluarga dan penasihat hukum almarhum untuk memberitahukan hal ini. Kami juga telah berkoordinasi dengan pihak RSPAD untuk mengetahui penyebab kematian almarhum,” ujar Ali.

Lukas Enembe ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK pada Oktober 2023. Ia diduga menerima suap sebesar Rp 1 miliar dari Direktur PT Tabi Bangun Papua, Rijantono Lakka, agar perusahaan tersebut mendapatkan sejumlah proyek pembangunan infrastruktur di Papua senilai Rp 41 miliar. Selain itu, Lukas Enembe juga diduga menerima gratifikasi lain yang berhubungan dengan jabatannya hingga mencapai miliaran rupiah.

Rijantono Lakka, yang juga menjadi tersangka dalam kasus ini, menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya Lukas Enembe. “Saya turut berduka cita atas meninggalnya Pak Lukas. Beliau adalah sosok yang baik dan peduli terhadap pembangunan di Papua,” kata Rijantono melalui kuasa hukumnya.

Sementara itu, Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) juga mengucapkan duka cita atas meninggalnya Lukas Enembe, yang merupakan kader partainya. “Kami kehilangan salah satu kader terbaik kami. Pak Lukas adalah pemimpin yang berdedikasi dan berprestasi di Papua. Kami berharap keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan dan kesabaran,” ucap AHY.

Baca Juga :  MUI akan Luncurkan Program Pesantren Mujahid Digital Awal 2023

@mpa

M Purnama Alam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Rembug Bedas di Cimenyan, Bupati Bandung Kembali Sosialisasikan PSPKB Rp 100 Juta Per RW

Sel Des 26 , 2023
Silahkan bagikanVISI.NEWS | CIMENYAN – Bupati Bandung Dadang Supriatna kembali melaksanakan kegiatan rutin Rembug Bedas di Kelurahan Padasuka Kecamatan Cimenyan Kabupaten Bandung, Selasa (26/12/2023). Kegiatan serupa dilaksanakan di Kelurahan Cibeunying Kecamatan Cimenyan, selain di Desa Ciburial dan Desa Mekarsaluyu Kecamatan Cimenyan. Pada Selasa malam, Bupati Bandung melaksanakan Bunga Desa di […]