Tahun Ini Pemkab Bandung Terima 60.000 Bidang Sertifikat Tanah dari Kementrian ATR/BPN

Silahkan bagikan

VISI.NEWS | SOREANG – Wakil Menteri (Wamen) Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Raja Juli Antoni, melakukan kunjungan kerja ke Kantor Pertanahan Kabupaten Bandung di Soreang, pada Senin (12/6/2023) sore.

Kunjungan kerja Wamen ATR/BPN Raja Juli Antoni ini langsung disambut oleh Bupati Bandung Dr. HM. Dadang Supriatna. Pada kunjungan kerjanya itu, Raja Juli Antoni melakukan penyerahan sertifikat tanah kepada masyarakat yang diproduksi oleh para pegawai di lingkungan Kantor Pertanahan Kabupaten Bandung.

“Ini hanya secara simbolis di tengah banyaknya sertifikat yang diproduksi oleh teman-teman Kantor Pertanahan Kabupaten Bandung. Tujuannya adalah agar masyarakat Kabupaten Bandung memiliki kepastian hukum agar tidak ada lagi mafia tanah di Kabupaten Bandung,” tutur Raja Juli Antoni, didampingi Bupati Bandung H.M. Dadang Supriatna di Kantor Pertanahan Kabupaten Bandung.

Wamen ATR/BPN itu, berharap dengan adanya penyerahan serifikat tanah ini akan menjadi daya ungkit ekonomi masyarakat, sehingga kerja Bupati Bandung untuk mensejahterakan rakyat jauh lebih baik.

Di tempat yang sama Bupati Bandung H.M. Dadang Supriatna mengatakan bahwa tercatat di Kabupaten Bandung, Ada sekitar 1,2 juta bidang tanah. “Yang sudah selesai sekitar 800.000 bidang, dan tentunya masih menyisakan sekitar 340.000 bidang lagi. Tahun ini diberikan 60.000 bidang sertifkat tanah,” katanya.

Tentunya, imbuh Dadang, kalau mengejar tahun 2024 memang sedikit ada keterlambatan.”Tapi insya Allah, kita akan koordinasi dengan Pak Wamen ATR/BPN. Terima kasih atas kehadirannya untuk melakukan kolaborasi. Kira-kira apa yang harus kita dorong, sehingga target di 1,2 juta bidang memiliki sertifikat bisa selesai di tahun 2024. Mudah-mudahan ada solusi dan kita akan selalu koordinasi,” katanya.

Bupati Bandung pun sangat mengapresiasi program Presiden Joko Widodo yang dinilainya sangat luar biasa, yang ditindaklanjuti Menteri dan Wamen ATR/BPN, Kanwil Jabar, Kantor Pertanahan Kabupaten Bandung.

Baca Juga :  BRI Gelar PMHMETD untuk Kembangkan Ekosistem Ultra-Mikro sebagai Sumber Pertumbuhan Baru di Tengah Pandemi

“Setiap tahunnya selalu tepat waktu dan masyarakat otomatis mempunyai kekuatan hukum dan kepastian hukum. Insya Allah mafia tanah di Kabupaten Bandung sudah mulai redup dan mudah-mudahan ini tidak lagi terjadi lagi kedepannya,” katanya.

Lebih lanjut Dadang mengatakan, dengan adanya kepemilikan sertifikat tanah bagi masyarakat Kabupaten Bandung akan menjadikan suatu kepastian dan akan lebih percaya diri. “Dan pada akhirnya akan lebih bermanfaat bagi dirinya maupun keluarganya,” pungkasnya. @gvr

M Purnama Alam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Pemkab Bojonegoro Sosialisasi Perubahan Perjalanan KA, Kini Kecepatan 105 Km Perjam

Sel Jun 13 , 2023
Silahkan bagikanVISI.NEWS | BOJONEGORO – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro melalui Dinas Perhubungan menyampaikan kepada masyarakat terkait perubahan jadwal perjalanan kereta api, Senin (12/6/2023). Perubahan itu meliputi peningkatan perjalanan kereta api, perubahan jadwal dan rute hingga perubahan nama kereta. Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bojonegoro Andik Sudjarwo menjelaskan, perubahan tersebut berdasarkan surat […]