Search
Close this search box.

Tak Hanya Menyehatkan Tubuh, Jalan-Jalan Juga Baik untuk Pikiran

Ilustrasi jalan kaki./visi.news/freepik.

Bagikan :

VISI.NEWS | BANDUNG – Jalan-jalan sering dianggap sebagai aktivitas ringan yang mudah dilakukan di berbagai tempat, mulai dari sekitar rumah hingga taman kota atau pegunungan. Namun, manfaatnya tidak hanya bagi kesehatan fisik, tetapi juga kesehatan mental.

Sebuah penelitian yang dilakukan Ahmed A. Bahri dkk. berjudul ‘The Relationship between Walking and Depression, Anxiety, and Stress among a Sample from Jazan’, Saudi Arabia (2022) menunjukkan, berjalan lebih dari tiga hari dalam sepekan terbukti dapat menurunkan tingkat depresi, kecemasan, dan stres. Dengan berkurangnya gangguan mental tersebut, kualitas tidur dan nafsu makan ikut membaik.

Selain itu, riset Monika Guszkowska dalam ‘Effects of Exercise on Anxiety, Depression and Mood’ (2004) menyebut berjalan-jalan dapat meningkatkan sirkulasi darah ke otak, khususnya ke bagian hipokampus yang berperan dalam suasana hati dan motivasi. Kondisi ini menjadikan jalan-jalan sebagai aktivitas sederhana yang mampu memperbaiki mood.

Manfaat lain adalah mencegah demensia. Studi Yu-Hsuan Chung dkk. (2023) menemukan bahwa berjalan lebih dari 6.000 langkah setiap hari dapat memperbesar bagian otak yang berhubungan dengan fungsi kognitif, sehingga mampu memperlambat penyusutan alami akibat penuaan. Dengan demikian, rutinitas jalan-jalan berpotensi menjaga daya ingat serta melindungi otak dari risiko demensia.

@ffr

Baca Berita Menarik Lainnya :